Ziarah, Paman Alda Menangis di Makam
Selasa, 23 Jan 2007 11:00 WIB
Bogor - Mendung menggantung di atas makam Alda di TPU Blender, Kebon Pedes Bogor. Selasa (23/1/2007), tepat 41 hari setelah Alda tewas, sang paman Faisal Riza Rachman melakukan ziarah. Tak kuasa menahan emosi, Faisal berderai air mata. Membuat suasana semakin mendung.Ditemani pengacara Farhat Abbas, beserta rombongan sekitar 20 orang, mereka tiba di makam Alda. Doa bersama pun digelar, diwarnai isak tangis. Batang hidung ibunda Alda tak tampak."Memang sebagai manusia akhirnya akan seperti ini. Dengan ridho Allah, di hari ke41 meninggalnya keponakan saya akan membuka tabir keadilan," ungkap Faisal sambil terisak.Warga sekitar yang ikut menonton rombongan ziarah pun tercenung melihat pemandangan menyedihkan itu. "Kalau saya lupa atau absen tolong dipelihara dengan baik," pinta pria berpeci itu pada warga sekitar.Sesaat setelah ziarah ke makam pelantun 'Aku Tak Biasa' itu, Faisal kemudian mengunjungi rumah kakek Alda. Kunjungan Faisal itu adalah untuk yang pertama kalinya, sejak terjadi perselisihan antara pihak keluarga dan paman Alda.Sehubungan dengan royalti yang menjadi hak Alda, Faisal meminta agar hasilnya tak jatuh ke tangan ibu Almarhumah. Farhat yang ditunjuk Faisal sebagai pengacara dalam masalah royalti sempat mengungkapkan ketakutannya, bahwa uang royalti itu akan digunakan ibu Alda untuk melunasi hutang-hutangnya. (dit/dit)











































