Polisi Buka Kemungkinan Alda Diracun
Rabu, 13 Des 2006 17:22 WIB
Jakarta - Dugaan Alda tewas karena diracun belum ditutup rapat. Polisi masih membuka kemungkinan adanya usaha meracuni Alda hingga overdosis. "Kalau curiga ya bisa-bisa saja. Nanti kita lihat pengembangan penyidikan dan bukti-bukti lain," ujar ujar Kombes Pol Robinson Manurung kepada detikhot, Rabu (13/12/2006).Sementara ini, belum ada bukti-bukti kuat yang mengarah ke tuduhan tersebut. Saksi kunci bernama Ferry yang diduga sebagai kekasih Alda juga masih dalam pengejaran.Sesuai dengan hasil otopsi, ditemukan 25 bekas suntikan pada tubuh mulus pelantun 'Sampai Kapankah' itu. Kandungan Amphetamin dan Metaphetamine juga positif pada tubuh Alda. "Di dalam tubuhnya ditemukan Amphetamin dan Metaphetamine, itu kan bisa menyebabkan kematian," imbuh Robinson. Soal adanya darah pada celana dalam, hal itu dirasa masih memungkinkan. Bisa saja Alda sedang berhalangan atau terjadi pecah pembuluh darah yang umumnya ditemukan pada korban tewas. Walau jasad Alda telah tutup usia bukan berarti penyidikan terhadap kematiannya juga ditutup. Saat ini polisi masih berusaha mengejar Ferry, sebagai saksi kunci dan mencari identitas tiga orang teman lain yang juga bersama Alda siang harinya. (fta/erk)











































