Andien-Andhika Maafkan Ratu Felisha, Asal...
Selasa, 05 Des 2006 19:29 WIB
Jakarta - Perdamaian yang terjadi antara Andhika-Andien dan Ratu Felisha ternyata tak hanya sekedar dari ucapan lisan kedua belah pihak. Ada juga perjanjian hitam di atas putih yang sampai saat ini, isi perjanjian tersebut belum disepakati pihak Andhika-Andien.Saat mengajukan draft perdamaian dengan materai, Andhika meminta Felli, begitu Ratu Felisha biasa disapa, kembali melakukan permintaan maaf secara terbuka lewat media. Dituliskan juga dalam draft tersebut, perang mulut yang berujung pada aksi pemukulan dengan sepatu, bukan dipicu Andhika-Andien tapi Felli.Agar berimbang, pria yang selain kekasih juga menjadi manajer Andien itu meminta Felli membaca draft tersebut. Demikian keterangan kuasa hukum Andhika, Sandy Arifin, di Polres Jakarta Pusat, Jl. Kramat Raya, no. 61, Selasa (5/12/2006).Belakangan diketahui, selain membaca Felli juga merevisi draft tersebut. Ia menolak disebut sebagai pemicu aksi perkelahiannya dengan Andhika."Andhika tidak setuju itu. Yang memulai kan dia (Felli) duluan. Tapi di situ ditulis Felli tidak sengaja," jelas Sandy.Pihak Andhika tak ingin ada tawar-menawar dengan isi draft perdamaian yang mereka ajukan. Jika memang Felli tak bersedia dengan draft itu, pria berkepala plontos itu akan kembali melanjutkan proses hukum tindakan kekerasan yang dialaminya alias membatalkan perdamaian.Menurut Sandy, draft perdamaian sebenarnya bukanlah obsesi Andhika semata. Draft tersebut berguna juga untuk Felli."Draft perdamaian dipakai untuk meringankan Felli di pengadilan. Kalau nggak ada draft ini, akan memberatkan Felli," ujar Sandy.Bagaimana akhirnya? Kita tunggu saja. (eny/eny)











































