Pledoi Ayu Thalia Singgung Nicholas Sean, Panggil Sayang hingga Check In

ADVERTISEMENT

Pledoi Ayu Thalia Singgung Nicholas Sean, Panggil Sayang hingga Check In

Febriyantino Nur Pratama - detikHot
Jumat, 02 Des 2022 08:25 WIB
ayu thalia
Pledoi Ayu Thalia kembali singgung asmaranya dengan Nicholas Sean. Foto: Febriyantino Nur Pratama
Jakarta -

Ayu Thalia dituntut 7 bulan penjara terkait kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Nicholas Sean. Saat membacakan pledoi, Ayu Thalia kembali mengungkit awal masalahnya dengan putra Ahok yang bermula dari kisah asmara.

"Bahwa pada dasarnya awal mula permasalahan terdakwa dan Nicholas Sean diawali dengan hubungan asmara. Hal itu dibuktikan melalui percakapan WhatsApp antarkeduanya," kata pengacara Ayu Thalia, Pitra Romadoni dalam pembacaan pledoi di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Kamis (1/12/2022) malam.

Pitra menyebut Nicholas Sean tak membantah sudah memanggil Ayu dengan sapaan kata sayang. Bahkan Pitra menyebut Ayu Thalia juga sering dibawa Nicholas Sean ke hotel.

"Nicholas Sean tak membantah memanggil terdakwa dengan sebutan sayang. Terdakwa juga sering dibawa ke hotel oleh Sean," tambah Pitra

Sementara itu, seiring berjalannya waktu Pitra mengatakan hubungan asmara Nicholas Sean dan Ayu Thalia tak berjalan baik. Terjadi keributan yang menyebabkan ada adanya dugaan kekerasan dari Nicholas Sean kepada Ayu Thalia.

"Hubungan asmara kurang baik, lalu terjadi keributan. Di mana terdakwa tidak mau keluar dari mobil Sean karena ingin menyelesaikan masalah. Terdakwa didorong dan dipaksa keluar oleh Sean hingga menyebabkan kakinya luka," papar Pitra.

Di sisi lain, Ayu Thalia mengaku menyesal mengenal Sean Nicholas. Baginya mengenal Sean menjadi sebuah musibah untuk kariernya.

"Nggak mau (kenal) lagi. Menurut saya kenal dia itu musibah buat karier saya. Kalau nggak kenal dia mungkin saya nggak kayak gini sampai sekarang," kata Ayu Thalia.



Simak Video "Dituntut 7 Bulan Penjara, Ayu Thalia Nggak Terima"
[Gambas:Video 20detik]
(fbr/pus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT