Curhatan anak Indy Barends, Manuel, yang viral beberapa waktu lalu membuka mata sang presenter tentang jurang perbedaan generasi yang nyata. Indy mengakui pola asuh 'gaya lama' atau ala boomer ternyata sudah tidak mempan lagi diterapkan pada anak-anak Gen Z.
Indy menyebut mendidik anak zaman now adalah PR besar. Ia menyadari adanya pergeseran makna komunikasi antara orang tua dan anak.
"Gen Z itu nggak bisa di-treat sama dengan milenial. Mungkin anggapan anak sekarang nih, para Gen Z, teguran itu adalah kemarahan," ujar Indy Barends di kawasan TransTV, Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu kesalahan yang diakui Indy adalah kebiasaan orang tua yang suka membandingkan masa lalu. Menurutnya, Manuel paling anti jika didudukkan dan diceramahi dengan embel-embel perjuangan masa lalu.
"Dia nggak suka dengan dicerahamin, diceritain 'Kamu tahu nggak kamu dulu. Dulu tuh waktu Mama sekolah' Kata dia ternyata nggak suka, dia pusing," ungkap Indy menirukan protes sang anak.
Indy belajar Gen Z, yang tumbuh di era digital serba cepat, lebih menyukai komunikasi yang to the point.
"Mereka tuh senangnya kalimat yang pendek, nada yang biasa aja. Lo ngomong yang singkat saja, tapi lo baik-baik ngomong sama gue," tambahnya.
Perbedaan ini dirasakan Indy bahkan di antara kedua anaknya sendiri. Rafa dinilai lebih tahan banting terhadap nada tinggi ibunya dibanding Manuel.
"Kalau ke Rafa dulu bisa gini, 'Rafa sudah mandi belum?!' Rafa langsung mandi. Kalau Manuel, nggak ternyata, nggak bisa digituin. Jadi buat dia, 'Kenapa sih lo harus ngomongnya marah?'," cerita Indy.
(mau/mau)











































