ADVERTISEMENT

Pangeran Harry Memancarkan Kesedihan usai Mundur dari Kerajaan

Tim detikcom - detikHot
Rabu, 05 Okt 2022 08:25 WIB
LONDON, ENGLAND - SEPTEMBER 19: (L-R) William, Prince of Wales, King Charles III, Anne, Princess Royal and Prince Harry, Duke of Sussex arrive for the State Funeral of Queen Elizabeth II at Westminster Abbey on September 19, 2022 in London, England.  Elizabeth Alexandra Mary Windsor was born in Bruton Street, Mayfair, London on 21 April 1926. She married Prince Philip in 1947 and ascended the throne of the United Kingdom and Commonwealth on 6 February 1952 after the death of her Father, King George VI. Queen Elizabeth II died at Balmoral Castle in Scotland on September 8, 2022, and is succeeded by her eldest son, King Charles III. (Photo by Samir Hussein/WireImage)
Foto: Samir Hussein/WireImage/Samir Hussein
Jakarta -

Pangeran Harry memutuskan mundur dari anggota senior kerajaan pada 2020. Keputusan tersebut dibuat karena ia ingin mandiri secara finansial dan tidak terlibat dengan kegiatan sebagai keluarga kerajaan.

Setelahnya, Pangeran Harry pindah ke California bersama Meghan Markle dan kedua anaknya, Archie dan Lilibet. Keduanya kemudian lebih aktif bekerja sama dengan sejumlah platform seperti Spotify hingga Netflix, juga menggelar acara amal.

Walaupun begitu, banyak yang menyoroti perbedaan Pangeran Harry ketika masih menjadi anggota kerajaan dan ketika memutuskan pindah ke California. Seorang biografer kerajaan, Hugo Vickers, menilai saat ini Pangeran Harry terlihat lebih menyedihkan.

Hal yang sama juga terlihat pada Edward VIII yang mundur dari kerajaan karena terlibat kasus pelecehan seksual. Keduanya disebut memancarkan kesedihan setelah tidak lagi berpartisipasi dalam kegiatan kerajaan.

"Kurasa alasan kenapa Ratu Elizabeth II terlihat punya mata yang berkilauan adalah karena ia mengabdikan dirinya untuk tugas kerajaan," ungka Vickers dikutip dari OK Magazine.

"Sementara untuk Duke of Sussex, tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi padanya kemudian. Menurutku dia terlihat menyedihkan," lanjutnya.

Di sisi lain, hingga kini Raja Charles III masih belum mengumumkan gelar untuk Archie dan Lilibet secara resmi. Terlihat di situs resmi Royal Family, kedua anak Pangeran Harry dan Meghan Markle ditulis tanpa gelar, yaitu Master Archie Mountbatten-Windsor dan Miss Lilibet Mountbatten-Windsor.

Ada ketakutan dari Duke dan Duchess of Sussex soal kemungkinan Raja Charles III meniru apa yang dilakukan oleh Ratu Margarethe dari Denmark. Beberapa pekan lalu, sang ratu memutuskan untuk mencabut gelar pangeran dan putri dari keempat cucunya.

"Ketakutan mereka bisa dipahami karena sang raja enggan segera mengakui gelar Archie dan Lilibet setelah ratu meninggal dunia," ujar Roya Nikkah seorang editor kerajaan.



Simak Video "Meghan Markle yang Lagi-lagi Langgar Protokol Kerajaan Inggris"
[Gambas:Video 20detik]
(dal/pus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT