ADVERTISEMENT

Hotman Paris Sebut Tawaran Honor Tangani Kasus Sambo Fantastis

Tim detikcom - detikHot
Selasa, 27 Sep 2022 13:45 WIB
Pengacara Hotman Paris turun tangan menangani kasus beras bansos dikubur di Depok. Mewakili JNE, Hotman Paris bicara kejadian yang sempat viral tersebut.
Hotman Paris (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Beberapa waktu lalu, Hotman Paris Hutapea mengaku mendapatkan tawaran untuk menjadi kuasa hukum dari Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Namun tawaran tersebut ditolaknya.

Menurut Hotman Paris tawaran itu tidak main-main. Ia menyebut Putri Candrawathi benar-benar ingin dibela olehnya.

"Itu ibu PC benar-benar ingin Hotman jadi pengacaranya," kata Hotman Parsi dikutip dari InsertLive.

Meski tidak terlibat di kasus tersebut, Hotman Paris tetap mempelajarinya. Ia menyebut Ferdy Sambo bisa saja terlepas dari tuduhan pembunuhan berencana.

"Begitu saya mendapat informasi dari timnya bahwa begitu Sambo bertemu istinya pulang dari Magelang, istrinya cerita tentang yang dia alami, Sambo sebagai seorang Jenderal menangis begitu istrinya cerita," beber Hotman Paris.

"Berarti pada saat itu dia sedih, emosi, kurang dari 1 jam terjadi penembakan, intuisi saya berpikir ini masih ada kemungkinan pembunuhan bukan berencana karena emosi," sambungnya.

Pada beberapa kesempatan, Hotman Paris menegaskan dirinya tidak menerima tawaran untuk menjadi pengacara Ferdy Sambo. Bahkan desakan untuk menjadi kuasa hukum pihak korban pun ditolaknya.

"Tapi karena saya sudah sering bahas Sambo di media, host di TV, dan banyak benar rakyat yang minta saya jadi pengacara almarhum dan dua saksi Bharada E dan sebagainya," jelasnya.

Padahal, tawaran bayaran sebagai pengacara Ferdy Sambo menurutnya tidak kecil.

"Akhirnya dengan sangat menyesal saya tolak meskipun honornya sangat besar," pungkas Hotaman Paris.



Simak Video "Hotman Paris: 3 Petinggi Polri Bakal Jadi Tersangka Kasus Brigadir J"
[Gambas:Video 20detik]
(dar/sro)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT