Kecewanya Meghan Markle Gagal Jadi Beyonce Inggris Usai Nikah dengan Pangeran Harry

ADVERTISEMENT

Kecewanya Meghan Markle Gagal Jadi Beyonce Inggris Usai Nikah dengan Pangeran Harry

Asep Syaifullah - detikHot
Senin, 26 Sep 2022 19:44 WIB
Meghan, Duchess of Sussex looks at the coffin of Queen Elizabeth II, draped in a Royal Standard and adorned with the Imperial State Crown and the Sovereigns orb and sceptre, as she leaves Westminster Abbey in London on September 19, 2022, after the State Funeral Service for Britains Queen Elizabeth II. (Photo by Oli SCARFF / AFP) (Photo by OLI SCARFF/AFP via Getty Images)
Meghan Markle saat pemakaman Ratu Elizabeth II. AFP via Getty Images/OLI SCARFF
Jakarta -

Usai meninggalnya Ratu Elizabeth II, Meghan Markle dan Pangeran Harry kembali menjadi sorotan publik. Berbagai berita tentang keduanya bermunculan lagi.

Kali ini ada kabar yang menyebutkan jika Meghan Markle sempat berpikir jika dirinya akan menjadi seperti Beyonce di Inggris pasca-menikah dengan Pangeran Harry.

Sayangnya, ia baru sadar jika ada berbagai macam aturan ketat yang mengikatnya sebagai anggota kerajaan sehingga membuat ia dan sang suami akhirnya memutuskan jabatannya sebagai Duchess of Sussex.

Hal ini tertuang dalam sebuah buku bertajuk Courtiers: The Hidden Power Behind the Crown karya Valentine Low yang dipublikasikan The Times. Dalam buku itu seorang sumber kerajaan mengatakan jika sang ratu langsung memimpin pertemuan yang disebut Sandringham Summit, lima hari setelah pengumuman Megxit pada 8 Januari 2020.

Pertemuan yang digelar di Clarence House (yang kini jadi rumah Pangeran Charles) itu menghasilkan lima kemungkinan yang mana salah satunya adalah hanya memberikan keduanya tugas yang kecil dimana hanya sebulan dalam setahun.

"Ku pikir Meghan merasa jika ia akan menjadi Beyonce di Inggris. Menjadi bagian dari keluarga kerajaan akan memberikannya keuntungan. Yang mana pada akhirnya ia menyadari jika ada begitu banyak aturan yang cukup konyol (untuknya) sehingga ia tak bisa melakukan hal-hal yang dibayangkannya," ungkapnya.

Selain itu juga sempat dibahas soal keterkejutan Meghan Markle yang mengaku tak dibayar setelah melakukan tur sebagai anggota kerajaan Inggris.

"Aku tidak percaya aku tidak dibayar untuk ini semua," ujar Meghan Markle saat menjalani tur kerajaan pada 2018.

Hal tersebut diucapkan Meghan Markle beberapa bulan setelah resmi menikah dengan Pangeran Harry. Mereka menjalani tur dunia pertama sebagai suami-istri.

Kala itu, Meghan Markle dan Pangeran Harry memulai tur di Australia, Fiji, Tonga, dan Selandia Baru. Meghan Markle saat itu berhasil membuat kesan positif pada publik.

Namun di balik layar, semua adalah cerita yang berbeda.

"Walaupun Meghan Markle sangat menikmati perhatian yang ia terima, Meghan tak bisa memahami arti di balik perjalanan tersebut dan berjabat tangan dengan orang asing yang tak terhitung jumlahnya," tulis Low.



Simak Video "Meghan Markle yang Lagi-lagi Langgar Protokol Kerajaan Inggris"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/wes)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT