Pedas! Nikita Mirzani Jawab Nyinyir Usai Dilaporkan Istri Juragan 99

ADVERTISEMENT

Pedas! Nikita Mirzani Jawab Nyinyir Usai Dilaporkan Istri Juragan 99

prih prawesti febriani - detikHot
Kamis, 08 Sep 2022 08:19 WIB
Jakarta -

Nikita Mirzani dilaporkan istri Juragan 99, Shandy Purnamasari ke pihak yang berwajib. Mengetahui hal tersebut, Nikita Mirzani memberikan jawaban menohok.

Nikita Mirzani mengatakan apa yang dilakukan Shandy Purnamasari adalah untuk panjat sosial kepadanya.

"Laporin saya sih bilang-bilang hahaha! Kenapa mau pansos Anda sama saya???? Laporin tinggal laporin aja asal nanti kalau nggak masuk pasalnya atau nggak terbukti saya laporin balik jangan nyolot ya," buka Nikita Mirzani dalam Instagram Stories miliknya dilihat detikcom, Kamis (8/9/2022).

"Teruntuk aparatur negara, hati-hati bapak Sigit lagi beresin anggotanya dari semua kejahatan termasuk suka titip-titipan perkara yang ada duitnya pahami itu ya," katanya lagi.

Shandy Purnamasari yang juga seorang selebgram itu melaporkan Niki ke Bareskrim Mabes Polri karena dugaan kasus pencemaran nama baik. Laporan itu sudah masuk 31 Maret 2022 dan baru terkuak ke awak media bulan ini.

Kuasa hukum Shandy Purnamasari, Arman Hanis, mengatakan kepada detikcom memang telah melaporkan Nikita Mirzani sejak lama.

"Iya benar (melaporkan Nikita Mirzani)" ujar Arman Hanis.

Laporan itu tercatat dengan nomor LP 0159/III/2022 Bareskrim. Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Nurul Azizah, mengatakan status ini berawal dari status Instagram Nikita Mirzani yang menyerang sosok Shandy Purnamasari tersebut.

Nama Juragan 99 atau Gilang Widya Pramana, juga tercatat sebagai korban dugaan kasus pencemaran nama baik.

"Berdasarkan laporan Polisi nomor LP 0159/III/2022 Bareskrim tanggal 31 Maret 2022 terkait tindak pidana pencemaran nama baik dengan pelapor atas nama SP dan saksi atas nama GWP dan SM," ujar Nurul Azizah.

"Diketahui bahwa pemilik akun Instagram @nikitamirzanimawardi_172 beberapa kali memposting berita yang mengandung pencemaran nama baik terhadap korban GWP dan SP selama periode 11 sampai dengan 26 Maret 2022," lanjut Nurul Azizah.

(wes/dal)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT