ADVERTISEMENT

Kak Seto dan Arist Merdeka Sirait Diharapkan Damai Demi Anak-anak Indonesia

Mauludi Rismoyo - detikHot
Kamis, 14 Jul 2022 14:26 WIB
Kak Seto menyambangi 6 siswa SMAN 70, pelaku pengeroyokan adik kelas di Polres Jaksel.
Kak Seto dan Arist Merdeka Sirait Diharapkan Damai Demi Anak-anak Indonesia. (Foto: Karin Nur Secha/detikcom)
Jakarta -

Buntut perseteruan antara Kak Seto dan sejoli lamanya yakni Arist Merdeka Sirait atas kasus persidangan dugaan pelecehan seksual pada anak belum juga usai.

Sebelumnya, Arist Merdeka Sirait selaku Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak) mengaku terkejut dengan kemunculan Kak Seto yang menjadi saksi atas terdakwa Julianto Eka Putra.

Sebab, Kak Seto yang selama ini menjadi ikon pembela anak malah hadir dalam persidangan untuk meringankan terdakwa atas dugaan pelecehan seksual yang terjadi di SMA SPI Batu, Malang, Jawa Timur.

"Itu yang membuat saya marah. Kok bisa-bisanya orang yang bertahun-tahun mencitrakan dirinya pembela anak, tetapi untuk kasus predator kejahatan seksual, dia berdiri di situ untuk jadi saksi meringankan dan membela predator kejahatan seksual," ujar Arist.

Perseteruan itu kembali memanas setelah Kak Seto angkat bicara dengan menyebut dirinya hadir sebagai ahli. Ia malah menyebut Komnas Anak yang dipimpin Arist tidaklah sah terdaftar atau ilegal.

"Nggak pernah ada nama Komnas Anak lagi, itu nama kami yang lama LPAI ini. Kan sejarahnya dia sudah dipecat dari Komnas Anak karena segala kekeliruannya, tapi dia ngotot nggak mau. Akhirnya dia nggak mau diturunkan, dia ngotot," tutur Kak Seto kepada detikcom.

Permasalahan itu pun menyita perhatian Zandre Badak selaku Pendiri dan Ketua Polisi Selebriti. Ia berupaya melerai keduanya.

"Seinget saya, sudah dua kali Kemensos RI telah memediasi beliau-beliau namun hasilnya nihil," kata Zandre.

"Dan silakan di cek di Google, Ibu Khofifah kala itu masih menjabat Mensos RI telah memberikan statement bahwa antara Komnas Anak dan LPAI keduanya sama-sama sah dan diakui," sambungnya.

Zandre yang sama-sama menjalin hubungan baik dengan kedua pihak itu mengaku menyayangkan adanya perseteruan tersebut, lantaran keduanya pun dahulu sempat bekerja sama.

Ia pun sangat berharap perseteruan Kak Seto dan Arist Merdeka Sirait cepat selesai. Kedua belah pihak diminta bisa rukun dan kembali berjuang demi anak-anak Indonesia.

"Seingat saya Pak Sirait 61 tahun dan Kak Seto 71 Tahun, ingin rasanya hati melihat beliau berdua kembali bersama-sama dalam saling mensupport untuk melindungi Anak-anak Indonesia," ujar Zandre.

"Kita doakan semoga beliau berdua dapat kembali berjuang bersama untuk Anak Indonesia," pungkas eks manajer artis tersebut.

(mau/pus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT