ADVERTISEMENT

Pengacara: Medina Zein Bakal Dijemput Paksa Polisi

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Rabu, 06 Jul 2022 15:29 WIB
Jakarta -

Medina Zein tengah terlibat sejumlah kasus dengan para selebriti, seperti Marissya Icha, Uya Kuya, hingga Uci Flowdea.

Ahmad Ramzy selaku kuasa hukum Uci Flowdea datang ke Polda Metro Jaya guna menanyakan perkembangan kasus dari kliennya.

Berdasarkan perkembangan yang didapatkannya, Medina Zein yang sudah ditetapkan sebagai tersangka rencananya akan dijemput oleh penyidik dalam waktu dekat.

"Saya ke sini ingin menanyakan perkembangan kasus laporan polisi yang dibuat klien saya Uci Flowdea dan ternyata per tanggal 5 Juli kemarin sudah dinyatakan P21 oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan penyidik juga telah memanggil secara patut tersangka Medina Zein," kata Ahmad Ramzy saat ditemui di Polda Metro Jaya, Rabu (6/7/2022).

"Rencananya penyidik akan melakukan pemanggilan untuk besok hari," ujar Ahmad Ramzy melanjutkan.

Terhitung dalam kasusnya dengan Marissya Icha, istri Lukman Azhari itu sudah dua kali mangkir dari panggilan dengan alasan yang tidak jelas.

"Kita sampai saat ini terhadap kasus saya yang lama ini juga kasus Marissya Icha sudah dua kali dipanggil selalu mangkir dengan alasan yang juga tidak jelas," tutur Ahmad Ramzy.

"Nah sekarang di sini saya menampaikan kepada teman-teman media bahwa tadi hasil koordinasi bahwa penyidik rencana akan berupaya untuk menjemput paksa terhadap tersangka MZ alias Medina Zein," sambungnya.

Menurut keterangan yang disampaikan oleh Ahmad Ramzy, kini penyidik tengah melakukan pencarian dimana lokasi dari Medina Zein.

Ia berharap kasus ini dapat secepatnya dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta agar nantinya bisa disidangkan di pengadilan.

"Ya kita lihat penyidik dengan surat perintah pembawanya sekarang katanya tim sedang melakukan pencarian karena MZ sejauh ini belum diketahui keberadaanya," ujar Ahmad Ramzy.

"Ya mudah-mudahan bisa secepatnya bisa dijemput paksa untuk dihadapkan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta untuk bisa disidangkan di pengadilan," harapnya.

(ahs/dar)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT