ADVERTISEMENT

Putra Siregar Bantah Layangkan Pukulan Berkali-kali ke Nur Alamsyah

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Kamis, 30 Jun 2022 18:53 WIB
Putra Siregar dan Rico Valentino sidang perdana.
Putra Siregar Bantah Layangkan Pukulan Berkali-kali ke Nur Alamsyah. (Foto: Ahsan/detikHOT)
Jakarta -

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali menggelar sidang atas kasus dugaan pengeroyokan dengan terdakwa Putra Siregar dan Rico Valentino. Keduanya dihadirkan secara virtual melalui aplikasi Zoom dalam sidang yang beragendakan mendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum.

Dalam persidangan kali ini, saksi yang dihadirkan adalah Saputra Aditya selaku pengawal Muhammad Nur Alamsyah. Lalu ada rekan Nur Alamsyah, Satya Cendekia Putra Pratama, hingga pemilik kafe, Reza Rabbani.

Ketiganya berada di lokasi pada saat kejadian berlangsung. Ketiganya menjelaskan kesaksian sesuai apa yang mereka lihat di TKP.

Usai mendengarkan kesaksian dari ketiganya, hakim ketua bertanya terlebih dahulu kepada Putra Siregar.

"Yang mana keberatan?" tanya hakim ketua kepada Putra Siregar dalam ruang sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (30/6/2022).

Kemudian, suami Septia Yetri Opani itu membantah soal keterangan bahwa ia bersama Rico Valentino datang bersama-sama untuk memukul Nur Alamsyah.

"Masalah datang sama-sama, untuk memukul saudara Nur Alamsyah yang mulia," jawab Putra Siregar.

Kemudian, hakim ketua kembali bertanya apakah Putra Siregar memukul korban atau tidak.

"Saudara tidak memukul?" tanya hakim ketua lagi.

Lalu, pemilik PS Store itu menegaskan bahwa ia hanya melerai saja.

"Iya yang mulia, karena saya memang kondisinya melerai," jawab Putra Siregar.

Hakim ketua kembali bertanya apa hal yang membuat ayah tiga anak itu keberatan.

"Lalu apa lagi yang keberatan?" kembali hakim ketua bertanya.

Lalu, Putra Siregar membantah soal adanya keterangan yang menyebutkan bahwa ia dan Rico Valentino memukul Nur Alamsyah berulang kali.

"Yang kedua keberatan, jika pihak kami banyak memukul saudara Nur Alamsyah karena misalkan banyak tidak mungkin hasil visumnya terlihat sudut bibir kanan saja yang mulia," jelas Putra Siregar.

Terakhir, hakim ketua bertanya kepada Rico Valentino.

"Saudara Rico keberatan?" tanya hakim ketua.

Rico Valentino mengaku memang memukul seseorang, tapi ia tidak tahu siapa yang dipukulnya karena TKP yang minim cahaya.

"Tidak, yang mulia. Memukul tapi saya tidak tahu saya memukul siapa, karena keadaan di situ gelap," jawab Rico Valentino.

(ahs/mau)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT