ADVERTISEMENT

Ayu Anjani Curiga Ada Unsur Kesengajaan soal Tenggelamnya Kapal

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Kamis, 30 Jun 2022 15:17 WIB
Ayu Anjani
Foto: Instagram @real.ayuanjani
Jakarta -

Ibu dan adik artis Ayu Anjani menjadi korban tenggelamnya kapal di perairan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo.

Kapal yang tenggelam tersebut sejatinya sudah dipakai hingga sepuluh kali sebelum ini. Ibu dua anak itu menaruh curiga ada unsur kesengajaan di balik peristiwa yang merenggut nyawa ibunda dan adik tercintanya.

"Kapal itu bukan pertama kali sailing, sudah sepuluh kali. Tapi kenapa pas bawa keluarga saya mereka sengaja, saya bisa bilang ada unsur kesengajaan," kata Ayu Anjani saat wawancara virtual, Kamis (30/6/2022).

Ada dasar mengapa Ayu Anjani menaruh kecurigaan tersebut. Pasalnya, ia sempat mendengar cerita dari sang adik saat air sudah masuk hingga sepinggang.

Sang adik sempat meminta tolong dengan menggedor-gedor jendela, namun hanya direspon dengan santai oleh kru kapal.

"Karena pada saat posisi middle deck, adik saya kan di kabin tengah, pada saat itu sudah masuk air sepinggang, terus gue gedor jendela minta tolong orang mesin diselamatkan. Terus kru kapal cuma bilang 'halo'," terang Ayu Anjani.

Hal itu membuat Ayu Anjani merasa sakit hati dan tidak terima jika sang ibunda dan adik tercintanya harus pergi dengan cara seperti itu.

"Bayangin gimana saya nggak sakit hati, gimana saya masih nggak terima hal ini terjadi, saya bener-bener nggak terima," tegasnya.

Menurutnya, para kru kapal pada akhirnya hanya bisa menyaksikan adik Ayu Anjani yang berjuang sendiri menyelamatkan anak-anaknya.

"Terus mereka cuma bisa lihatin dari atas sambil geleng-geleng kepala. Sedangkan adik saya berenang sendiri buat nyelametin anak-anaknya," tutur Ayu Anjani.

Kemudian, ia menceritakan bagaimana usaha sang adik yang menyelamatkan para buah hatinya.

"Berenang sendiri yang perempuan. Dia udah pasrah kalau anak-anaknya nggak ketemu, tapi dia bilang sama diri sendiri nggak boleh nyerah, makanya dia menyelam lagi nyari anaknya yang kegencet koper dan kasur yang ngambang di kabin. Untung deh masih bisa diambil, karena nggak ada satu kru pun yang masuk," cerita Ayu Anjani.

Kemudian, sang adik sempat mendengar suara sang ibunda. Namun, saat ia berniat untuk terjun kembali, usaha tersebut dicegah oleh yang lain.

"Itu adikku sendiri yang masuk. Dia bilang masih kedengaran suara mama. Dia berharap ada yang masuk. Adikku udah mau turun tapi nggak dibolehin karena kemungkinan besar dia nggak akan selamat juga gitu," pungkasnya.



Simak Video "Ayu Anjani Perkarakan Tenggelamnya Kapal yang Tewaskan Keluarganya"
[Gambas:Video 20detik]
(ahs/wes)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT