ADVERTISEMENT

Ini Pemotretan Telanjang yang Paling Disesali Cindy Crawford

Asep Syaifullah - detikHot
Senin, 27 Jun 2022 07:35 WIB
PARIS, FRANCE - FEBRUARY 28: (EDITORIAL USE ONLY - For Non-Editorial use please seek approval from Fashion House) Cindy Crawford walks the runway of the Virgil Ablohs final show during the Off-White Womenswear Fall/Winter 2022-2023 show Spaceship Earth: An Imaginary Experience at Palais Brongniart during Paris Fashion Week on February 28, 2022 in Paris, France. (Photo by Victor Boyko/Getty Images)
Foto: Getty Images/Victor Boyko
Jakarta -

Supermodel Cindy Crawford mengungkapkan sebuah fakta mengejutkan terkait persaingannya dengan Kate Moss. Seperti diketahui, persaingan dua nama ini cukup populer di dunia modeling pada era 90-an hingga awal 2000-an.

Cindy Crawford dan Kate Moss jadi ikon di dunia fashion. Media pun pada saat itu kerap menyandingkan mereka.

Hanya saja tidak banyak yang tahu apa yang terjadi di antara keduanya. Kepada Red Magazine, Cindy Crawford membuat sebuah pengakuan: dia sangat iri para Kate Moss.

Cindy Crawford menilai penampilan Kate Moss sangat sempurna. Sehingga model 54 tahun itu harus berjuang menjaga pola makannya demi bisa seperti Kate Moss. Dia pun mengaku tidak pernah bisa merasakan makanan yang dia inginkan demi bisa tampil sempurna dan badannya muat di busana yang dia akan kenakan.

Sementara Kate Moss bebas makan apapun yang dia mau bahkan bebas merokok. Namun Cindy Crawford menilai tubuh Kate Moss tetap ideal tanpa perjuangan berlebih.

"Aku benci kata-kata diet, namun aku tetap menjaga makan. Aku tak pernah menjadi orang yang bisa makan apapun yang ia mau, bahkan aku merasa sangat terganggu saat melihat Kate Moss makan burger dan kentang goreng serta merokok," kata Cindy Crawford.

"Saat aku pindah ke New York aku sadar diriku harus mengubah pola makanku atau pakaianku tak akan muat di tubuhku, padahal pakaian saat itu lebih besar daripada ukuran contoh yang digunakan," lanjut dia.

Dalam wawancara yang sama, Cindy Crawford juga menceritakan pengalamannya dalam menjalani pemotretan. Sepanjang karier modeling-nya, dia sudah pernah melakukan berbagai pemotretan mulai dari gaun, bikini, hingga pemotretan telanjang.

Cindy Crawford saat menghadiri event Gala Hooray for Hollywood pada 5 April 1988 di New York.Cindy Crawford saat menghadiri event Gala Hooray for Hollywood pada 5 April 1988 di New York. Foto: Ron Galella Collection via Getty/Ron Galella

"Aku sudah berkali-kali melakukan pemotretan telanjang dan pakaian renang, namun ada satu yang kusesali yakni saat aku merasa begitu tertekan kala itu. Saat aku melakukan pemotretan untuk Playboy bersama Herb Ritts, aku merasa sangat nyaman. Aku bisa menyelesaikan seluruh pemotretan dengan sempurna kalau aku mau dan membuatku melakukannya dengan caraku sendiri," kenangnya.

Dari semua sesi foto yang pernah dia lakukan, ada satu momen yang paling dia sesali. Hal itu ketika dia harus dipotret tanpa busana tapi mengenakan turban.

Pemotretan itu dia lakukan untuk sampul majalah Sport Illustrated. Ia sempat melakukan protes namun hal tersebut tak digubris.

"Saat itu aku pergi ke Thailand (untuk pemotretan itu) dan mereka ingin aku memakai turban pada pemotretan pertama. Kala itu aku mengatakan aku tak yakin pria yang membaca Sport Ilustrated melihat turban sebagai hal yang seksi, namun mereka tak mendengarkannya. Dan akhirnya aku malah memiliki sebuah foto kecil saja di majalah itu," ungkapnya.

Cindy pun mengatakan gaya hidupnya saat ini sudah sangat berubah dengan apa yang dialaminya kala ia masih muda. Kini ia tak merasa sangat lelah setelah berolahraga meskipun usianya tak lagi muda.

"Selain itu olahragaku juga sudah mulai berubah dengan saat aku berusia 20 tahunan. Kala itu aku berolahraga sangat keras hingga tergeletak di sofa atau terbaring di kasur. Kini aku punya anak dan sadar olahraga tak membuatku lelah, hal itu justru membuatku makin bersemangat," pungkasnya.

(ass/aay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT