Jerat Narkoba di Aktor Hollywood: Johnny Depp, Robert Downey Jr dan Bradley Cooper

ADVERTISEMENT

Jerat Narkoba di Aktor Hollywood: Johnny Depp, Robert Downey Jr dan Bradley Cooper

Asep Syaifullah - detikHot
Kamis, 16 Jun 2022 20:04 WIB
Johnny Depp saat berperan sebagai Edward Scissorhands.
Johnny Depp kala tampil di film Edward Scissorhand (1990). Dok. Ist
Jakarta -

Narkoba sempat menjadi teman terdekat dari para selebriti, khususnya aktor-aktor Hollywood pada sebelum era 90-an. Hal itu pun diakui oleh beberapa nama besar yang sudah merintis karir sejak saat itu seperti Johnny Depp.

Bintang Pirates of the Caribbean itu menjadi sorotan sejak beberapa tahun ini karena masalah rumah tangganya dengan mantan istri, Amber Heard. Dari sana lah dibongkar semua hal di kehidupannya seperti memakai narkoba dan pecandu alkohol.

Bahkan dalam sebuah persidangan Johnny Depp ditanyakan oleh pengacara The Sun terkait jenis-jenis narkoba yang pernah dikonsumsinya. Tanpa ragu ia pun menjawab pertanyaan itu dengan gamblang hingga membuat semua orang terdiam.

"Semua narkotika yang diketahui manusia," ujarnya.

Johnny Depp tak membantah dirinya sudah berkenalan dengan barang haram itu sejak muda. Bahkan sebelum memulai karir di dunia hiburan.

Narkoba menjadi pelariannya kala menghadapi peliknya hidup di rumah, di mana ia sempat menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga. Pil saraf milik sang ibu pun menjadi narkoba yang pertama dikonsumsi olehnya.

"Dulu ibuku sering meminta untuk mengambilkan pil saraf dan kurasa saat itu aku berumur sekitar 11 tahun dan menyadari bahwa pil tersebut meredakan ketegangannya. Jadi aku membawanya dan mengambil satu, di sinilah (kecanduannya) dimulai," tuturnya.

Penampilan Robert Downey Jr di Only You (1994).Penampilan Robert Downey Jr di Only You (1994). Foto: Dok. Ist

Sementara itu ada Robert Downey Jr yang sudah meraup ketenaran sejak usia belia. Hingar-bingar dunia hiburan kala itu membuat dirinya terlena dan masuk dalam lingkaran narkoba di usia remaja. Bahkan pada 1996, bintang Iron Man itu sempat ditahan oleh polisi karena di mobilnya terdapat heroin, kokain dan pistol.

Narkoba seolah jadi hal yang tak terpisahkan darinya kala itu. Robert Downey Jr pun sempat beberapa kali melakukan rehabilitasi agar terbebas dari narkoba namun selalu buntu. Harapan untuk bangkit pun mulai nampak setelah dirinya dipenjara pada 1999.

Lewat vonis 36 bulan penjara itu, RDJ meratapi hidupnya dan mulai bangkit dari keterpurukan di jerat narkoba. Ia pun hanya mendekam selama satu tahun lalu setelahnya mulai kembali tampil di acara Ally McBeal. Sayangnya ia kembali tergoda dan kembali ditangkap hingga dipecat dari program tersebut.

Pada 2001 ia pun memutuskan untuk kembali direhab dan membuat film bertajuk The Singing Detective yang menjadi bukti jika dirinya telah bersih dan tetap sadar selama syuting. Dan kemudian berlanjut pada Gothika hingga Kis Kiss Bang Bang yang membawanya menuju ke peran Tony Starks.

Baru-baru ini Bradley Cooper pun bercerita soal bagaimana dirinya bangkit dari narkoba. Ia mengingat jelas jika hal itu terjadi pada 2004 di mana ia kedatangan tamu yakni Will Arnett. Kala itu sang komedian heran dengan tingkah Cooper yang tak juga melepaskan anjingnya dari kandang meskipun hari sudah mulai malam.

"Itu menjadi pertamakalinya aku sadar jika aku punya masalah dengan narkoba dan alkohol. Ada ucapan Will yang tak akan pernah bisa ku lupa," ungkapnya.

Bintang Guardian of the Galaxy itu pun mengaku jika di tahun itu dan sebelum-sebelumnya ia berada dalam zona terendah dan tempat tergelap di hidupnya. Ia sama sekali tak punya kepercayaan diri dan narkoba jadi pelariannya.

Penampilan Bradley Cooper dan Jennifer Garner di Alias (2001).Penampilan Bradley Cooper dan Jennifer Garner di Alias (2001). Foto: Dok. Ist

"Aku jadi pecundang. Aku ketagihan kokain, dan lainnya. Aku melukai otot achilles ku setelah dipecat dari Alias," ujarnya.

"Saya mendapat manfaat dari kejadian itu ketika saya berusia 29 tahun," jelas Cooper.

"Saya pikir saya berhasil ketika saya mendapat iklan Wendy, dan saya menelepon ayah saya mengatakan saya di sebuah hotel yang memiliki jendela yang terbuka. Dalam hal hal yang dibuat, saat itulah saya membuatnya. Tapi pindah ke Los Angeles untuk Alias, (saya) merasa seperti kembali ke sekolah menengah: saya tidak bisa masuk ke klub mana pun, tidak ada gadis yang ingin melihat saya."

"Saya benar-benar tertekan. Tidak sampai The Hangover. Saya 36 ketika saya melakukan The Hangover, jadi saya harus melalui semua hal itu sebelum ketenaran bahkan berperan dalam keberadaan saya di tingkat harian. Jadi semua yang terjadi sebelum semua itu," pungkasnya.



Simak Video "Sikap Lily-Rose Depp Terkait Masalah Ayahnya dengan Amber Heard"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/pus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT