Joko Anwar Cerita soal Lokasi Syuting Mengerikan di Pengabdi Setan 2

ADVERTISEMENT

Joko Anwar Cerita soal Lokasi Syuting Mengerikan di Pengabdi Setan 2

Asep Syaifullah - detikHot
Rabu, 15 Jun 2022 13:24 WIB
Joko Anwar (Pingkan/detikcom)
Joko Anwar saat ditemui di sebuah acara. Pingkan/detikHOT
Jakarta -

Pada Kamis (16/6) malam, Rapi Film akan merilis trailer perdana dari Pengabdi Setan 2: Communion. Film yang tengah dinantikan oleh banyak orang tersebut setelah kesuksesan pendahulunya akan memberikan teror baru bagi para penikmat horor Tanah Air.

detikcom pun berkesempatan berbincang-bincang dengan sang sutradara, Joko Anwar, belum lama ini. Ia memberikan bocoran mengenai film yang disebutnya seperti wahana itu.

Hal pertama yang terlintas tentunya adalah lokasi, mengingat pada Pengabdi Setan 1 rumah yang digunakan oleh mereka kini telah menjadi sebuah obyek wisata baru di Bandung. Lantas bagaimana dengan Pengabdi Setan 2?

Sesuai dengan after credit di film pertamanya, Joko Anwar pun memilih rumah susun (rusun) sebagai lokasi utama di film tersebut. Ia bahkan sampai menghabiskan waktu 3 bulan untuk mencari rusun yang bisa digunakan untuk syuting dan sesuai dengan apa yang ada di dalam naskahnya itu.

"Kita syuting di rumah susun yang telah ditinggalkan selama 17 tahun. Jadi rusun ini ditinggalkan ketika dibangun dan tak selesai," ungkap Joko Anwar saat ditemui di kantornya di kawasan Antasari, Jakarta Selatan.

"Kita cari lokasi itu 3 bulan nggak ketemu, akhirnya gue tanya ke media sosial untuk rumah susun dengan kriteria seperti ini. Dan ada yang bantu ngasih tahu, pas kita ke sana kayak tempat zombie. Habis itu kita kirim analisis safety ternyata aman, sudah kita bangun dan benerin tembok biar safety kan, dan kita syuting di sana selama sebulan," tambahnya.

Jika berbicara soal lokasi, Joko Anwar memang tak pernah asal pilih apalagi seadanya. Bagi sutradara Perempuan Tanah Jahanam itu, lokasi merupakan salah satu elemen penting dan memiliki karakter yang mewarnai film itu sendiri. Ia pun menganggap lokasi seperti halnya pemain.

"Gue memperlakukan lokasi syuting itu seperti mengaudisi pemain, karena bagi gue lokasi itu adalah karakter. Film-film gue semuanya lokasinya berkarakter. Makanya gue kalau mau bikin film yang paling lama itu cari lokasi, karena itu seperti mengaudisi. Artinya gue tidak akan menggunakan lokasi yang hanya karena mau dipakai saja," terangnya.

Meski mendapatkan lokasi rusun yang pas dengan apa yang ada di naskahnya, Joko Anwar masih harus melakukan sedikit sentuhan untuk memberikan kesan era 80-an sesuai dengan setting dan latar di film pertama.

Untuk memaksimalkan eksperimen dan unsur 80-an di Pengabdi Setan 2, Joko Anwar pun membangun sebuah dunia sendiri. Tak hanya barang-barang atau properti yang khas dengan era tersebut, namun ada pula sound-sound seperti lagu-lagu hingga suara siaran televisi.

"Rumah susun di sini bukan cuma lokasi, tapi juga karakter dan bagaimana kita meng-create sebuah rusun di Jakarta pada era 80-an. Jadi ketika kita melihat di sana nanti akan banyak sekali sentuhan era-era itu, bukan cuma barang-barang tapi sound-soundnya juga," pungkasnya.

Pengabdi Setan 2 dijadwalkan tayang pada 4 Agustus mendatang di bioskop kesayangan Anda. Tara Basro, Endy Arfian, hingga Bront Palarae pun masih menjadi bintang utama di film sekuel tersebut.



Simak Video "Heboh Film 'Pengabdi Setan 2' Dapat Petisi Flash Warning"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/mau)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT