ADVERTISEMENT

A$AP Rocky Dibebaskan dengan Jaminan Rp8 Miliar

Tia Agnes - detikHot
Minggu, 24 Apr 2022 16:40 WIB
MILAN, ITALY - FEBRUARY 25: Asap Rocky and Rihanna are seen at the Gucci show during Milan Fashion Week Fall/Winter 2022/23 on February 25, 2022 in Milan, Italy. (Photo by Jacopo M. Raule/Getty Images for Gucci)
(Foto: Getty Images for Gucci) A$AP Rocky Dibebaskan dengan Jaminan Rp8 Miliar
Jakarta -

Setelah ditangkap di bandara LAX, A$AP Rocky akhirnya dikeluarkan dari bui dengan memberikan jaminan. Sang rapper dibebaskan sehari setelah penangkapan.

Dilansir dari E! News, Minggu (24/4/2022), tim kuasa hukum A$AP Rocky membayar jaminan dengan jumlah fantastis senilai Rp8 miliar. Dia difoto meninggalkan penjara pusat kota Los Angeles dan masuk ke dalam mobil SUV hitam, seperti yang difoto oleh para paparazzi.

Pria yang bernama asli Rakim Mayers dijadwalkan untuk menghadiri persidangan pada 17 Agustus 2022.

Pada 20 April, A$AP Rocky ditangkap di bandara setelah keluar dari jet pribadinya usai pergi liburan bersama kekasihnya, Rihanna. Saat itu, pasangan Hollywood itu kembali dari perjalanan ke negara asal Rihanna di Barbados.

Rihanna juga dikabarkan sedang hamil tua dan menanti kelahiran anak pertamanya bersama dengan A$AP Rocky.

Menurut NBC News, A$AP Rocky ditahan terkait dengan peristiwa penembakan di California pada November 2021. Dia ditangkap oleh Departemen Kepolisian Los Angeles dengan bantuan tim Investigasi Keamanan Dalam Negeri dan Bea Cukai.

NBC News melaporkan bahwa korban penembakan menuduh A$AP Rocky bersama dua rekan lainnya mendekati lalu menembakkan tiga sampai empat kali peluru. Peristiwa itu terjadi di pinggir jalan.

Korban pun mengklaim kalau salah satu peluru mengenai tangan bagian kirinya. Seorang juru bicara Kantor Kejaksaan Distrik LA mengatakan kepada E! News pada 20 April, kasus penembakan yang menjerat A$AP Rocky kembali ditinjau.

Ini bukan pertama kalinya kekasih Rihanna itu berurusan dengan hukum. Pada Juli 2019, ia menyerang seseorang di Swedia.

Rapper itu pun menghabiskan tiga minggu berada di balik jeruji besi sebelum didakwa melakukan penyerangan oleh jaksa Swedia. A$AP Rocky tetap mengaku tidak bersalah atas tuduhan tersebut. Saat itu, tim kuasa hukum A$AP Rocky mengklaim kliennya terlibat dalam pembelaan diri dalam perkelahian yang terjadi di Juni 2019.

(tia/aay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT