Kata Ustaz: Jangan Pilih-pilih Kerjaan, Semua Ada Plus dan Minus

ADVERTISEMENT

Kata Ustaz: Jangan Pilih-pilih Kerjaan, Semua Ada Plus dan Minus

Tim detikcom - detikHot
Kamis, 03 Mar 2022 06:00 WIB
Pendakwah
Ustaz Maulana ingatkan jangan pipilh-pilih kerjaan. Foto: dok. Instagram Ustaz Maulana
Jakarta -

Pekerjaan adalah salah satu yang penting dalam kehidupan. Pekerjaan apa pun asal halal pasti bisa memberikan berkah.

Teringat kisah Yuli, TKI asal Subang yang bekerja ke Taiwan dan meninggalkan anak serta suami. 8 tahun Yuli bekerja di rumah aktor ternama Chen Sung Young.

Selama 14 tahun merantau di negara orang, Yuli awalnya tak pernah menyangka bisa dianggap anak oleh majikan yang juga merupakan aktor ternama itu. Buah kesabaran mengurus Chen Sung Young yang hidup sendirian, Yuli mendapat warisan sekitar Rp 1 miliar dari Chen Sung Young.

Ketika Chen Sung Young meninggal dunia pada 17 Desember 2021, Yuli jadi orang yang ada di sampingnya.

Melihat kisah itu, Kata Ustaz mengingatkan alangkah besar balasan dari Allah SWT atas bentuk kesabaran dan kegigihan umatnya.

Ustaz Nur Maulana dilansir dari Islam Itu Indah, mengingatkan untuk tidak pilih-pilih pekerjaan asal halal. Jangan pernah mengeluh atas nikmat pekerjaan yang sudah diberikan oleh Allah SWT.

Berikut penjelasan lengkap Ustaz Nur Maulana:

Ingat ya mengeluh akan pekerjaan, mengeluh, mengeluh, mengeluh, mengeluh itu bentuk kufur nikmat. Apa yang kita keluhkan?

Nikmat yang Allah SWT berikan itu sangatlah banyak. Kufur nikmat itu lawannya adalah bersyukur atas nikmat. Apa artinya bersyukur? Melihat kebaikan bangaimana cara kita memanfaatkan nikmat itu.

Pekerjaan apa pun semua berisiko. Pekerjaan apa pun pasti semua ada plus dan minusnya. Tidak ada yang mampu menghitung nikmat Allah SWT itu.

Bayangkan nikmat mata, nikmat sehat, nikmat keluarga, paling besar adalah mendapatkan nikmat hidayah dan Islam. Karena kita mendapatkan kenikmatan itu hingga hari kemudian. Hari kemudian di akhirat, di dunia ini mah sebentar. Jadi ibaratnya pekerjaan yang kita jalani di dunia ini adalah ajang menunggu waktu salat berikutnya.

Apa yang kita lakukan pekerjaan ini, hanya untuk menunggu waktu salat berikutnya, salat berikutnya. Kegiatan kita hanya menunggu salat berikutnya.

Kelak nanti kita akan mendapatkan panggilan dari Allah SWT untuk kembali ke Rahmatullah. Dalam artian atas apa pun yang kita jalani tinggal bagaimana, mindset kita, pikiran kita untuk menjalani dengan baik memanfaatkan atas nikmat itu. Maka syukur dengan memfungsikan, memanfaatkan, sesuai dengan tujuannya.



Simak Video "Ibunda Chairul Tanjung dalam Kenangan Ustaz Maulana "
[Gambas:Video 20detik]
(pus/pus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT