Marsha Aruan Positif COVID-19: 2 Tahun Bertahan, Pecah Telor Juga

Desi Puspasari - detikHot
Kamis, 03 Feb 2022 16:41 WIB
Marsha Aruan COVID-19
Marsha Aruan umumkan positif COVID-19 Foto: dok. Instagram Marsha Aruan
Jakarta -

Sederet artis mulai mengabarkan terpapar COVID-19. Kali ini, Marsha Aruan mengabarkan dirinya yang positif COVID-19.

Lewat Instagram Story miliknya, Marsha Aruan memperlihatkan hasil PCR miliknya. Dia menegaskan bukan mau ikut-ikutan.

"Bukannya mau ikut-ikutan, tapi..," tulis Marsha Aruan.

"Setelah bertahan dua tahun akhirnya pecah telor juga kemarin," sambungnya.

Marsha Aruan tidak memberikan penjelasan soal gejala yang dialaminya. Akan tetapi, dia berpesan agar semua menjaga kesehatan.

"Jaga kesehatan ya semua," pesan Marsha Aruan.

Salah satu temannya, Dawan Khai, memperlihatkan Marsha Aruan yang tengah menjalani karantina di lantai dua rumahnya.

"Isoman, isoman hehe," kata temannya.

Sekilas Marsha Aruan tak terlihat sakit. Dia tetap tersenyum ke arah kamera.

Marsha Aruan COVID-19Marsha Aruan COVID-19 Foto: dok. Instagram Marsha Aruan

Marsha Aruan menambah daftar artis yang terpapar COVID-10 pada 2022. Awalnya ada Ashanty dan Thariq Halilintar yang terpapar Omicron sepulang dari Turki.

Kemudian ada Boy William yang terpapar COVID-19 kedua kalinya. Ada juga Giorgino Abraham, Adilla Dimitri, Joshua Suherman, Randy Pangalila, dan Naysilla Mirdad yang terpapar COVID-19.

Maya Septha dan keluarga terpaksa merayakan Imlek dalam kondisi isolasi mandiri karena positif COVID-19. Maya Septha juga berbagi pesan penting dan bermanfaat untuk mereka yang terpapar COVID-19 agar mendapat obat dari Kementerian Kesehatan.

Maya Septha memberikan informasi bermanfaat soal obat yang bisa didapatkan secara gratis dari Kementerian Kesehatan Indonesia. Maya Septha bagikan dalam Instagram miliknya.

"Obat Covid GRATIS dari KEMENKES. BACA DETAILNYA baik2 ya mudah2an membantu. 1. Setelah SWAB PCR positif di tempat yang TERAFILIASI dengan Kemenkes, kamu akan otomatis dapet WA dari Kemenkes seperti di slide ke 2. Perlu ada WA ini utk gratis ya. (biaya PCR di Bumame 275rb utk tunggu hasil 24jam)" buka Maya Septha.

"BTW saya sudah vaksin dan terdaftar di Peduli Lindungi. Saat PCR mencantumkan NIK sesuai KTP. (Karena ada yg ngga dapet WA dan saya juga nggatau kenapa bedanya ya.. Bisa jadi tempat PCR nya tidak terafiliasi dgn Kemenkes.) Mungkin bisa coba isi data di link di slide ke 3 ya.. Kalau NIK kamu TERDAFTAR seharusnya OTOMATIS tercatat ya kalau hasil PCR kamu positif," sambungnya lagi.

Maya Septha menjelaskan soal bagaimana kita bisa melakukan konsultasi secara online melalui aplikasi Halodoc.

"2. Kamu bisa klik link yg diberikan untuk konsultasi online (di HaloDoc ada yg hanya 10rb dan bisa gratis pakai kode ISOMAN) Setelah dapat resep digital dari dokter, kamu screenshot resepnya untuk dikirimkan ke link di foto ke 3. (Jadi jangan tebus bayar dulu ya di aplikasinya) nanti kamu tebus sisanya aja yang ngga dapet gratis)" papar Maya Septha lagi.

"3. Dari link foto ke 3, nanti kamu isi data dan upload resep tadi. UPLOAD SCREENSHOT KESELURUHAN HALAMAN RESEP YA.. Nanti setelah selesai kamu akan terima link utk cek pengirimannya sudah sampai dimana. Pengalaman saya kemarin butuh 1 hari untuk obatnya sampai. Tapi menurut aku udah keren banget pemerintah kita. Udah gitu aja," jelasnya lagi.

(pus/nu2)