Hot Questions

Adri Marto: Investasi Uang dan Pergaulan

M. Iqbal Fazarullah Harahap - detikHot
Selasa, 25 Jan 2022 18:01 WIB
Adri Martowardojo
Adri Martowardojo Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Keberhasilan atau kesuksesan dalam hidup tidak pernah hanya karena satu hal. Melainkan harmonisasi dari berbagai hal baik di berbagai sektor, pendidikan formal dan informal, sikap dan sifat, sampai dengan lingkungan pergaulan.

Harmonisasi itu kemudian dapat dirangkum ke dalam satu kata, investasi. Ya, investasi bukan hanya soal modal uang yang ditanam untuk nanti dituai. Setidaknya itu yang diyakini seorang Adri Martowardojo.

Sebagai profesional, namanya tercatat di beberapa institusi. Sempat bekerja di PT. Astra International dan Jardine Matheson. Masih terus aktif di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) dan juga PT. MMS Group Indonesia. Bagi Adri, semuanya adalah hasil investasi kehidupan sejak kecil.

Tanpa punya maksud menggurui, pria 35 tahun itu memberikan sedikit wejangannya kepada para Gen-Z, generasi yang hari ini sedang memulai perjalanan karier mereka.

"Be wise on your investment. Investasi itu bukan hanya uang lo, tapi waktu lo dan pergaulan lo, do everything with confidence and be bold in your actions. Tapi tetap menghargai proses itu penting," kata Adri saat ditemui detikHOT di Kawasan Halim, Jakarta Timur.

"At the end of the day, live life with no regret, lo jangan jadi orang yang terlalu lama menyesali sesuatu. Be resilient. Lo harus bisa capai, apa yang lo mau," lanjutnya.

Adri Martowardojo GolfAdri Martowardojo Foto: Agung Pambudhy

Soal investasi, memperkaya diri dengan informasi dan wawasan soal tren adalah bagian dari hal tersebut. Seperti sekarang, jika bicara bisnis, NFT (Non-Fungible Token), Metaverse dan Crypto, juga turut dipelajari Adri, walaupun baginya belum terbukti dengan baik.

"Saya juga berusaha sih ikutin tren di bisnis. Kaya sekarang kan orang ngomongin Crypto and Metaverse. Cuman saya orangnya konservatif, menurut saya itu pasarnya ada, tapi penuh risiko. Saya lebih suka investasi di barang-barang yang bisa dilihat. Jadi mungkin NFT adalah salah satu asset class yang menarik buat saya," jelas Adri.

"Secara garis besar kalo bicara Crypto itu definitely something yang menarik dan harus dipelajari. Kalau melihat Fortune 500 companies hampir semua sudah masuk ke Crypto sebagai alat pembayaran atau sebatas untuk investasi. Jadi dari kacamata pengembangan bisnis kita juga mempelajari. Tapi untuk personal investment mungkin nanti dulu," tutup Adri.

(mif/dar)