ADVERTISEMENT

Round-Up

Heboh Anies Puji Nidji Tanpa Giring

Tim detikcom - detikHot
Senin, 17 Jan 2022 22:04 WIB
Anies Baswedan saksikan Nidji Check Sound.
Anies Baswedan bersama Nidji. Dok. Instagram Anies Baswedan
Jakarta -

Hubungan antara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Giring sepertinya kian panas. Baru-baru ini Anies melontarkan pujian pada grup band Nidji, yang dulu diisi Giring, kala melakukan sound check di Jakarta International
Stadium (JIS).

Lewat unggahan di media sosialnya, Anies memuji jika tak ada suara sumbang dari band pelantun Biarlah itu.

"Spektakuler! Melihat penampilan band Nidji saat uji coba sound system JIS semalam, sambil inspeksi 93% ketuntasan pembangunan stadion. Musiknya menggelegar, suaranya merdu, tidak ada sumbang-sumbangnya," tulis Anies Baswedan dalam Instagram miliknya.

Dalam postingan itu terlihat juga sosok Yusuf Ubay selaku vokalis Nidji yang sedang melakukan check sound dalam kegiatan itu. Dan anggota Nidji lainnya yang begitu semangat dalam melatih penampilannya itu.

Hal ini pun membuat para netizen ramai berkomentar dan menyinggung sosok Giring yang memutuskan cabut dari band tersebut dan berkiprah di kancah politik.

Ada yang menyebut jika ini adalah satire yang ditujukan Anies untuk Giring dan ada pula yang mengejek sosok ketua Partai Solidaritas Indonesia itu.

Lantas bagaimana sebenarnya kiprah Giring bersama Nidji?

Nidji sebenarnya dibentuk oleh Rama dan Andro pada 2000'an. Mereka pun bertemu dengan Giring dan mengajaknya menjadi vokalis hingga akhirnya tercipta lagu Maria. Pada Februari 2002 mereka pun meresmikan formasi awal tersebut dan merilis album perdana Breaktrhru pada 2006.

Nidji saat tampil di kantor detikcom.Nidji saat tampil di kantor detikcom. Foto: Muhammad Ridho/detikFoto

Pada tahun tersebut juga mereka berhasil meraih sukses besar hingga penjualan album mencapai lebih dari 500 ribu kopi. Tak hanya itu ajang penghargaan seperti dua nominasi di MTV Indonesia Awards 2006 juga berhasil dimenangkannya.

Sementara di Anugerah Musik Indonesia pada tahun yang sama Nidji hanya mampu menjadi nominasi dari tiga kategori dan gagal membawa pulang piala.

Pada 2017 lalu ia pun memutuskan untuk keluar dari band yang membesarkan namanya itu untuk berkiprah di ranah politik.

Tiga tahun berselang dalam sebuah vlog milik Ari Lasso, Giring sempat mengaku jika dirinya menyesal telah meninggalkan band tersebut.

"Sempat menyesal, tapi sekarang sudah move on," kata Giring dalam YouTube Ari Lasso TV berjudul "GIRING STRESS?! KELUAR DARI NIDJI, GAGAL JADI DPR" dikutip detikcom pada Selasa (7/1/2020).

Kini Giring pun makin aktif di ranah politik, bahkan mencalonkan diri sebagai calon presiden Indonesia dari partainya tersebut.



Simak Video "Giring Soal Di-DO Paramadina: Saat Anies Rektor, Saya Tak Aktif Lagi"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/dar)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT