ADVERTISEMENT

Round Up

Rencana Pelarian Rachel Vennya yang Tak Kalah dari Film Hollywood

Tim detikcom - detikHot
Sabtu, 11 Des 2021 07:05 WIB
Rachel Vennya menjalani sidang kabur dari karantina di Pengadilan Negeri Tangerang, Jumat (10/12/2021).
(Foto: Palevi/detikHOT) Rachel Vennya mengaku tidak nyaman karantina di Wisma Atlet. Karena itulah dia menyusun skenario kabur yang melibatkan TNI dan petugas bandara Soekarno-Hatta.
Jakarta -

Rachel Vennya sudah diputus bersalah atas aksi kabur dari karantina yang heboh beberapa waktu lalu. Atas perbuatannya itu, Rachel Vennya tidak dipenjara dan hanya dikenakan denda Rp 50 juta saja. Namun aksi kaburnya yang terencana mencuri perhatian.

Bak skenario di film-film Hollywood, rupanya Rachel Vennya sudah merencanakan secara matang aksi kabur tersebut. Bahkan terungkap niat dan rencana kabur itu sudah disusun dengan teramat baik sejak dirinya masih berada di Amerika Serikat.

Ada banyak oknum yang membantu Rachel Vennya melakukan aksi kaburnya tersebut. Di hari H ketika skenario akan dieksekusi, masing-masing sudah bersiap sedia di pos-pos yang telah ditentukan.

Rachel Vennya telah menjalin komunikasi terlebih dulu dengan Ovelina Pratiwi, salah satu terdakwa dalam kasus ini. Ovelina Pratiwi menjabat petugas bandara yang memuluskan jalan Rachel Vennya dan teman-temannya buat bisa lolos dari pos penjagaan karantina Satgas COVID-19 di Bandara Soekarno-Hatta.

"Mbak saya landing," begitu pesan singkat yang dikirimkan Rachel Vennya lewat WhatsApp kepada Ovelina.

Begini keterangan lengkap dari Jaksa Penuntut Umum dalam sidang putusan yang digelar di PN Tangerang, Jumat (10/12/2021).

Terdakwa Rachel Vennya bersama kekasihnya Salim Nauderer saat menjalani sidang perdana terkait pelanggaran karantina di Pengadilan Negeri Tangerang, Tangerang, Jumat, (10/12).Terdakwa Rachel Vennya bersama kekasihnya Salim Nauderer saat menjalani sidang perdana terkait pelanggaran karantina di Pengadilan Negeri Tangerang, Tangerang, Jumat, (10/12). Foto: Palevi/detikcom

"Bahwa Terdakwa Ovelina dimintai tolong membantu kedatangan Saudara Terdakwa Rachel Vennya, yang dalam hal ini dilakukan penuntutan secara terpisah, bersama dengan dua orang lainnya, yakni Terdakwa Salim Nauderer dan Terdakwa Maulida, kembali ke Tanah Air setelah dari Amerika Serikat dengan menggunakan pesawat," ucap jaksa saat membaca surat dakwaan di PN Tangerang, Jumat (10/12/2021).

"Ketika mau landing, Rachel Vennya kemudian memberikan chat melalaui WhatsApp, 'Mbak saya landing.' Kemudian informasi tersebut Terdakwa Ovelina sampaikan kepada Saksi Eko Periadi, lalu menghubungi Saksi Jarkasih, lalu Saksi menghubungi petugas yang ada di bandara, yaitu Satria, untuk menjemput saksi Rachel, Salim, dan Maulida," jelasnya lagi.

Skenario selanjutnya melibatkan oknum TNI (di halaman selanjutnya)

Simak Video 'Vonis 4 Bulan Penjara dan 8 Bulan Masa Percobaan untuk Rachel Vennya Cs':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT