Inul Diancam FBR
Nurul Arifin: Harusnya Lapor Polisi
Jumat, 28 Apr 2006 18:24 WIB
Jakarta - Jumat (28/4/2006), Nurul Arifin bersama sejumlah penentang RUU APP lainnya mendatangi Polda Metro Jaya. Mereka minta perlindungan karena juga ikut diancam Forum Betawi Rempug (FBR), seperti Inul Daratista.Menurut juru bicara kelompok penentang RUU APP, Yeni Rosadamayanti, dalam tayangan di TV ia melihat FBR mengancam orang-orang yang ikut dalam pawai menentang RUU APP beberapa waktu lalu. "Kemarin lihat di TV, FBR mengancam akan sweeping yang ikut pawai kemarin," ujar Yeni ditemui bersama Nurul di Polda Metro.Soal FBR yang sudah terlebih dahulu mengancam Inul, Nurul merasa seharusnya si goyang ngebor itu lapor polisi. Apalagi jika ancaman FBR tersebut sudah membahayakan hidupnya."Inul seharusnya mengadukan hal ini ke kepolosian karena dia sudah merasa teracam dari kelompok ormas tersebut," ucap istri Mayong Suryolaksono itu.Dalam pandangan Nurul, ancaman terhadap Inul merupakan bentuk iri hati orang-orang yang tidak suka melihat pedangdut asal Pasuruan itu sukses. Inul di mata artis yang kerap tampil seksi di film era 80-an itu adalah simbol seorang penyanyi kampung yang mampu menaklukan Jakarta."Kemudian dia berhasil, dia membangun dirinya, membangun kerajaan inul. Ternyata banyak yang tidak suka, iri hari dan sebagainya," tukasnya.Prihatin pada nasib Inul yang terus diprotes, Nurul menyampaikan rasa simpatinya. Artis yang sempat menjadi caleg partai Golkar itu menyarankan Inul untuk tetap menjadi dirinya sendiri."Inul bebas untuk mengekspresikan dirinya," tegas Nurul. (eny/)











































