Alibi Riri Khasmita: Ibu Nirina Zubir Butuh Uang

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Rabu, 24 Nov 2021 20:40 WIB
Nirina Zubir
Alibi Riri Khasmita: Ibu Nirina Zubir Butuh Uang (Foto: Yolanda/detikHOT)
Jakarta -

Nirina Zubir beserta keluarga besar menjadi kasus mafia tanah. Akibatnya, keluarga tersebut harus kehilangan enam properti diperkirakan harganya mencapai Rp 17 miliar.

Penggelapan aset tersebut melibatkan sang asisten rumah tangga, Riri Khasmita dan empat tersangka lainnya.

Syakhruddin selaku pengacara dari Riri Khasmita menuturkan kronologi singkat bagaimana aset tersebut berganti nama menjadi kliennya.

"Diawali dengan kebutuhan uang, kemudian (aset) diagunkan ke bank karena tidak bisa, karena atas nama sepuh (almarhumah ibu Nirina Zubir), otomatis dibalik nama ke atas klien saya (Riri Khasmita). Klien saya memenuhi syarat karena ada usaha," kata Syakhruddin lagi.

Dia membenarkan jika seluruh aset tersebut sudah berganti kepemilikan atas nama kliennya

"Oh iya itu benar , memang semua di atas nama Riri Khasmita," kata Syakhruddin, saat ditemui di Polres Jakarta Barat, Rabu (24/11).

Sang pengacara membenarkan hal tersebut karena berdasarkan surat kuasa yang telah dijelaskan oleh pihak BPN.

"Dasarnya adalah surat kuasa, kan orang BPN sudah menjelaskan ya bahwa dasar kepemilikan kan ada berapa, ada wakaf Iba, jual beli, ini kan kuasa untuk membalik nama," tutur Syakhruddin.

Dia juga menjelaskan jika Riri Khasmita berinisiatif untuk mengagunkan aset ke bank untuk menggantikan almarhumah ibu Nirina Zubir yang sudah lanjut usia.

"Kemudian berinisiatif lah untuk diagunkan ke bank, karena ibu Cut ini kan udah berumur, udah sepuh, kan gabisa dapat kucuran dana dari pihak banknya," tutur Syakhruddin.

Lebih lanjut lagi, Syakhruddin juga memiliki bukti jika semua hasil penjualan dan lain-lain sudah ditransfer ke pihak Nirina Zubir.

"Barang buktinya saya lengkap ko, buktinya, penerimaan uang, transfer ke Nirina, ada semua ya. Jadi intinya adalah pembalik nama atas dasar surat kuasa," kata Syakhruddin.

(dar/dar)