Kisah Lawan Main Chow Yun Fat yang Putranya Sempat Jadi Korban Penculikan

Hafidjah Nuraulia - detikHot
Selasa, 09 Nov 2021 07:04 WIB
Sylvia Chang dan Oscar, sang putra, yang sempat jadi korban penculikan.
Sylvia Chang dan Chow Yun Fat. Dok. Ist
Jakarta -

Sylvia Chang ungkap kisah perjalanan hidupnya ketika putranya lahir hingga menjadi seorang pengusaha sukses. Selebriti asal Taiwan ini juga menyebutkan bahwa ia pernah mengalami tantangan yang besar, ketika anak laki-lakinya telah diculik.

Sylvia Chang merupakan seorang aktris, penulis, penyanyi, produser, hingga sutradara asal Taiwan. Ia bahkan pernah dikenal sebagai salah satu anggota juri dalam Festival Film Internasional Berlin ke-42. Dalam sebuah variety show China, Searching For Youth, ia mengungkapkan bahwa mengalami tantangan yang besar usai melahirkan putranya bernama Oscar Wang.

"Menjadi seorang ibu adalah peran paling sulit yang pernah saya temui," ujarnya.

Kini, Oscar berusia 31 tahun dan memilih untuk melanjutkan profesi ayahnya, Billy Wang Ching Hung yang merupakan seorang pengusaha Taiwan. Namun, layaknya sebuah bisnis yang dirintis seseorang pada umumnya, ia juga pernah menghadapi momen yang memberatkan.

Oscar mengungkapkan bahwa ia pernah terpaksa memberhentikan salah satu stafnya ketika mengalami sebuah masalah saat ia baru memulai bisnisnya.

Sylvia Chang dan Oscar, sang putra, yang sempat jadi korban penculikan.Sylvia Chang dan Oscar, sang putra, yang sempat jadi korban penculikan. Foto: Dok. Ist

Sylvia dan suaminya pun mencoba untuk membantu Oscar, tetapi akhirnya anaknya itu justru dapat menghadapi masalahnya itu sendiri. Ia pun membuktikan kepada kedua orang tuanya, bahwa ia dapat mandiri. Dulu, Sylvia sempat menutupi kehidupan pribadinya yang menyangkut keberadaan putranya. Hal ini dilakukan sejak ia mengalami insiden menakutkan, yakni Oscar diculik saat masih kecil.

Peristiwa ini terjadi di tahun 2000, ketika Oscar masih berusia sembilan tahun. Ia diculik ketika sedang melakukan perjalanan ke sekolah. Para penculiknya pun dilaporkan telah menuntut uang tebusan sebesar 15 juta dolar Hong Kong atau Rp 27 miliar kepada Sylvia dan suami sebagai imbalan atas keselamatan putranya.

Sylvia berusaha dengan tenang menghadapi insiden tersebut dan melakukan sebuah negosiasi kepada para penculik. Lalu, tujuh hari kemudian aktris kelahiran 21 Juli 1953 itu berhasil menyelamatkan putranya dibantu dengan polisi.

Sejak itu, Sylvia pun menjadi tersadar akan pentingnya kehidupan keluarganya. Ia sempat mengambil cuti selama tiga tahun untuk menghabiskan seluruh waktunya bersama anak laki-lakinya itu.



Simak Video "Penjualan Presale Token Asix Banyak Diburu Sampe Server Down"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/ass)