Alec Baldwin Bicara soal Korban Penembakan, Sempat Ajak Makan Sebelum Syuting

ADVERTISEMENT

Alec Baldwin Bicara soal Korban Penembakan, Sempat Ajak Makan Sebelum Syuting

Asep Syaifullah - detikHot
Minggu, 31 Okt 2021 11:05 WIB
Alec Baldwin speaks on the phone in the parking lot outside the Santa Fe County Sheriffs Office in Santa Fe, N.M., after he was questioned about a shooting on the set of the film Rust on the outskirts of Santa Fe, Thursday, Oct. 21, 2021. Baldwin fired a prop gun on the set, killing cinematographer Halyna Hutchins and wounding director Joel Souza, officials said. (Jim Weber/Santa Fe New Mexican via AP)
Foto: Jim Weber/Santa Fe New Mexican via AP
Jakarta -

Setelah kejadian tragis di lokasi syuting Rust, Alec Baldwin, sang pelaku penembakan yang menewaskan seorang kru itu akhirnya buka suara.

Dalam wawancara bersama wartawan seperti yang dilansir dari TMZ, ia menolak untuk berbicara tentang kronologi dan kasus tersebut.

Ditemani oleh sang istri, Hilaria Baldwin, ia mengaku jika tak bisa menceritakan hal itu karena dilarang oleh penyidik.

"Aku tak boleh berkomentar apa-apa karena itu sedang dalam penyelidikan," tuturnya.

"Aku sudah diberitahukan oleh petugas di Santa Fe jika aku tak boleh mengatakan apa-apa tentang penyelidikan. Maafkan aku," tambahnya.

Meski begitu Alec Baldwin memberikan komentar terkait sang korban, Halyna Hutchins. Ia menyebut wanita asal Ukraina itu adalah salah satu temannya.

Bahkan ia turut mengajaknya makan sebelum syuting pertama.

"Hari pertama aku tiba di Santa Fe untuk memulai syuting, aku pun mengajaknya makan bersama Joel (Souza) sang sutradara," paparnya.

Siapa sangka jika momen tersebut akan menjadi kebersamaan terakhir mereka usai tragedi maut yang menewaskan sang DoP (Director of Photography) itu.

Dilansir dari Mirror, disebutkan sosok yang bertanggung jawab pada properti senjata api yang digunakan kala itu adalah Hannah Gutierez Reed.

Ia bertugas untuk menyiapkan tiga pistol properti yang akan mereka gunakan. Ia pun menaruhnya pada sebuah keranjang di luar lokasi.

Lalu asisten sutradara Dave Hall pun mengambil salah satu pistol dan memberikannya pada Alec Baldwin. Tanpa mengecek terlebih dahulu ia pun mengatakan pistol itu aman dengan istilah cold gun.

Sementara itu, polisi menyebut senjata api itu diisi peluru sungguhan dan bukanlah cartridge seperti yang diungkapkan oleh para kru.

"Faktanya sudah jelas, senjata itu diberikan kepada tuan Baldwin. Senjata itu berfungsi dengan baik dan terisi peluru asli, hingga menewaskan nyonya Hutchins dan melukai tuan Souza," ujar Sheriff Adan Mendoza.



Simak Video "Polisi Keluarkan Surat Perintah Penggeledahan Ponsel Alec Baldwin"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/dal)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT