Putri Mako Kehilangan Status Kerajaan usai Menikah dengan Pria Jelata

tim detikhot - detikHot
Selasa, 26 Okt 2021 10:34 WIB
TOKYO, JAPAN - OCTOBER 26: Princess Mako arrives at the Hotel Grand Arc Hanzomon for a press conference with Komuro which will take place after registering their marriage this morning, on October 26, 2021 in Tokyo, Japan. Princess Mako is due to marry Kei Komuro today at a registry office following a relationship beset with controversy following the revelation that Mr. Komuros mother was embroiled in a financial dispute with a former fiancé. Following the wedding, Mako will renounce her royal entitlements and move with Komuro to New York. (Photo by Yuichi Yamazaki/Getty Images)
Putri Mako keluar dari kerajaan Foto: Getty Images/Yuichi Yamazaki
Jakarta -

Putri Mako dari Jepang menikah dengan Kei Komuro. Gara-gara pernikahan itu, Putri Mako kehilangan status kerajaannya.

Di bawah hukum Jepang, anggota keluarga kekaisaran perempuan kehilangan status mereka setelah menikah dengan orang biasa. Tak cuma kehilangan status kerajaan, Putri Mako juga menikah tanpa ritual.

Putri Mako melewatkan adat pernikahan kerajaan yang biasa berlangsung mewah. Ia juga menolak uang yang biasa diberikan kepada wanita kerajaan setelah pergi dari keluarga. Putri Mako merupakan wanita pertama dari keluarga kerajaan yang melewatkan keduanya.

Setelah menikah, Putri Mako dan Kei Komuro diperkirakan akan pindah ke AS. Mereka bakal tinggal di tempat Komuro bekerja sebagai pengacara.

Langkah tersebut dianggap mirip dengan Meghan Markle dan Pangeran Harry. Keduanya pun kini mendapat julukan Harry dan Meghan Jepang.

Kei Komuro, fiance of Japan's Princess Mako, leaves his family home for Akasaka Estate to meet her parents Crown Prince Akishino and Crown Princess Kiko in Yokohama, south of Tokyo, Monday, Oct. 18, 2021. Komuro, who returned to Japan from New York where he was studying to become a lawyer, and Princess Mako will get married on Oct. 26. (Kyodo News via AP)Kei Komuro, fiance of Japan's Princess Mako, leaves his family home for Akasaka Estate to meet her parents Crown Prince Akishino and Crown Princess Kiko in Yokohama, south of Tokyo, Monday, Oct. 18, 2021. Komuro, who returned to Japan from New York where he was studying to become a lawyer, and Princess Mako will get married on Oct. 26. (Kyodo News via AP) Foto: Kyodo News via AP

Kei Komuro berada di bawah pengawasan ketat sejak hubungannya dengan Putri Mako. Dia baru-baru ini dikritik karena rambut dikuncir kuda ketika baru saja kembali ke Jepang. Beberapa merasa gaya rambutnya tidak pantas untuk seseorang yang akan menikahi seorang putri.

Putri Mako meninggalkan kediamannya di Tokyo, Selasa, sekitar pukul 10:00 waktu setempat. Ia membungkuk beberapa kali kepada orang tuanya, Putra Mahkota Fumihito dan Putri Mahkota Kiko. Dia juga memeluk adik perempuannya sebelum pergi.

Mereka dijadwalkan bakal menggelar konferensi pers terkait hal tersebut. Namun ada rumor sebelumnya, liputan media yang berlebihan tentang mereka selama bertahun-tahun, menyebabkan sang putri menderita gangguan stres pasca-trauma.

Putri Mako tunangan dengan Komuro pada 2017 dan kala itu, keduanya berencana menikah pada tahun berikutnya. Tapi pernikahan itu tertunda menyusul berita masalah keuangan dari ibu Komuro. Ia dilaporkan telah mengambil pinjaman dari mantan tunangannya dan tidak membayar.

Istana Kekaisaran membantah penundaan pernikahan itu terkait dengan utang. Meskipun Putra Mahkota Fumihito mengatakan bahwa masalah uang harus diselesaikan sebelum mereka menikah.



Simak Video "Putri Mako Beberkan Alasan Nikahi Pria Biasa"
[Gambas:Video 20detik]
(nu2/nu2)