Besok, Rachel Vennya Harus Jelaskan soal Pelat RFS ke Polisi

Tim detikcom - detikHot
Minggu, 24 Okt 2021 10:00 WIB
Jakarta -

Kini giliran mobil Rachel Vennya yang jadi sorotan. Bukan karena jenisnya, tapi karena nomor polisi yang tertempel di bagian depan mobil tersebut.

Saat mobil itu menjemput Rachel Vennya di Polda Metro Jaya, beberapa hari lalu, terlihat nomor polisi mobil tersebut adalah B-139-RFS. Diketahui tiga huruf di belakang nomor tersebut biasanya digunakan untuk pejabat.

Oleh karena itu, polisi akan memanggil Rachel Vennya untuk meminta keterangannya. Sang selebgram yang saat ini akunnya menghilang di Instagram bakal dipanggil pada Senin, 25 Oktober 2021, pukul 10.00 WIB.

"Kita panggil klarifikasi aja. Kecuali kalau kendaraan ini terlibat kecelakaan atau tabrak lari baru kita jemput. Tapi ini rencana kita akan klarifikasi hari Senin," tutur Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro AKBP Argo Wiyono pada Sabtu (23/10).

Polisi pun menduga jika alasan banyaknya warga sipil yang menggunakan pelat nomor dengan kode RFS itu agar bisa mendapatkan keistimewaan di jalanan, seperti bebas melewati ganjil-genap.

Padahal menurutnya aturan itu sudah tak berlaku lagi.

"Karena nomor kendaraan ini adalah nomor bantuan. Artinya ini adalah kendaraan dinas, jadi harapannya si pengguna pada saat pemeriksaan di jalan supaya bisa dibantu," terangnya.

"Itu sudah dipatahkan oleh Pak Direktur (Dirlantas Polda Metro Jaya) kalau status kendaraan pelat hitam itu sama semua, tidak ada pengecualian," tambahnya.

Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengungkapkan jika pelat B-139-RFS itu adalah milik Rachel Vennya.

"Jadi, kalau dari database ranmor yang ada di kita, B-139-RFS itu memang betul kepunyaan Rachel Vennya," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (22/10/2021).

Sambodo mengatakan pelat tersebut bukan nopol khusus pejabat. Sambodo kemudian mengungkapkan pelat nomor tersebut tidak seharusnya ada pada mobil Alphard warna hitam.

"Jadi itu bukan nomor khusus, itu nomor biasa karena itu tiga angka," katanya.

(dar/dar)