Tangis Dhena Devanka Jelaskan Perasaannya ke Jonathan Frizzy Saat Ini

Tim detikcom - detikHot
Selasa, 12 Okt 2021 17:49 WIB
Jonathan Frizzy dan istri, Dhena Devanka di acara Rumpi No Secret Trans TV
Tangis Dhena Devanka Jelaskan Perasaannya ke Jonathan Frizzy Saat Ini (Foto: Ismail/detikHOT)
Jakarta -

Dhena Devanka menceritakan momen saat-saat hubungannya dengan Jonathan Frizzy begitu manis. Saat cerita, ia sibuk menyeka air matanya.

Ia sadar rumah tangganya sudah lama bermasalah. Bahkan Jonathan Frizzy menyebut pernikahan itu sudah tidak lagi harmonis sejak 10 tahun lalu.

Namun bagi Dhena Devanka, Jonathan Frizzy adalah pria yang layak untuk dicintainya. Perasaan itu tidak berubah hingga beberapa bulan lalu.

Sayangnya, setelah adanya laporan polisi dan yang lainnya, perasaan Dhena Devanka ke Jonathan Frizzy pun berubah.

"Mungkin rasa itu sudah berubah ya, tapi kalau ditanya beberapa bulan yang lalu mungkin saya masih bisa bilang iya, masih ada rasa sayang, rasa cinta yang begitu besar, rasa memiliki, rasa untuk tidak mau kehilangan, dan juga rasa takut, gimana ya saya urus anak sendiri," cerita Dhena Devanka dikutip dari Insert Investigasi.

"Sekarang ya hambar lah, sudah tidak ada komunikasi. Ya kita komunikasi lewat WhatsApp aja, itu pun juga berkaitan dengan anak, hambarlah. Saya berusaha untuk memberikan ketegaran dalam hati saya. Tapi ini mau sampai kapan sebenarnya seperti ini?" lanjutnya.

Dhena Devanka menyebut perceraian sebenarnya bukan yang ia mau. Namun dirinya mengaku terpaksa melakukan itu karena sudah tidak bisa lagi menahan perasaannya.

"Jadi lebih baik saya menggugat cerai, saya sudah memberikan dia keleluasaan, kalau dia ingin kembali menjadi single, it's okay, kalau buat saya, dia bahagia dengan pilihannya dia, siapapun itu, it's okay, tapi pilihan saya juga untuk bisa bahagia bersama anak-anak saya," ungkap Dhena.

"Tapi kalau dia bahagia, I will do anything buat dia bahagia, daripada bersama saya tapi dia nggak bahagia. Saya nggak mau saya juga nggak mau memaksakan ya, itu nggak enak banget memaksakan seseorang untuk tetap bersama kita, untuk tetap mencintai kita itu nggak enak banget," pungkasnya.

(dar/pus)