ADVERTISEMENT

Rachel Vennya Bungkam soal Isu Kabur saat Karantina

Tim detikHOT - detikHot
Selasa, 12 Okt 2021 13:00 WIB
Rachel Vennya
Rachel Vennya Bungkam soal Isu Kabur saat Karantina. (Foto: dok. Instagram @rachelvennya)
Jakarta -

Rachel Vennya diisukan kabur saat menjalani karantina. Hingga kini sang selebgram masih belum bicara mengenai hal tersebut.

detikcom sudah mengontak langsung Rachel Vennya. Namun tak ada jawaban terkait isu kabur saat karantina.

Rachel Vennya biasanya bicara terkait kabar tak sedap yang menimpanya. Terakhir, ia menjelaskan soal tudingan menggunakan dana bansos.

Sementara, detikcom sudah mewawancarai ibunda Rachel Vennya, Vien Tasman. Ia terkejut dan tak tahu mengenai tudingan negatif terhadap putrinya.

"Nggak tahu ya. No comment deh," kata Vien Tasman dalam sambungan telepon kepada detikcom, Minggu (10/10/2021).

Isu Rachel Vennya kabur itu muncul saat sebuah tulisan dari netizen yang mengaku sebagai pekerja tempat karantina COVID-19 di Jakarta. Ia menyebut Rachel yang seharusnya dikarantina selama beberapa hari, tapi mendadak menghilang di hari ketiga.

Rachel Vennya dikarantina lantaran habis dari New York, Amerika Serikat. Belum diketahui secara pasti kapan ia datang ke Tanah Air.

Desakan ini muncul usai belakangan heboh selebgram Rachel Vennya diduga hanya menjalani karantina selama tiga hari sepulang dari Amerika Serikat. Sementara aturan sebelumnya mewajibkan masa karantina 8x24 jam, kini diperbarui menjadi 5x24 jam.

"Meminta para penegak hukum untuk mengusut kasus ini hingga tuntas. Para para oknum yang terbukti bersalah diberikan sanksi sesuai aturannya," tegas Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan RI dr Siti Nadia Tarmizi, kepada detikcom Selasa (12/10/2021).

Kementerian Kesehatan meminta mengusut tuntas kabar Rachel Vennya kabur saat karantina. Jika benar terbukti melarikan diri, Rachel bisa dipidana satu tahun penjara. detikcom juga sudah beberapa kali menelepon pihak Satgas menanyakan soal Rachel Vennya.

"Untuk COVID-19, masa inkubasi rata-rata adalah 5 sampai 6 hari. Jadi 2 kali negatif itu hari ke-5 atau ke-6 dan dites kembali 24 jam setelahnya. Hari ke-7 atau ke-8," terang ahli epidemiologi dari Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI), Dr Masdalina Pane,

"Jika 2 kali negatif, maka discarded (keluar dari karantina)," pungkasnya.

Simak Video: Wanti-wanti Pakar Terkait Rachel Vennya Disebut Kabur dari Karantina

[Gambas:Video 20detik]



(mau/nu2)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT