Hotman Paris Sebut Hotma Sitompul Pernah Mualaf, Kini Kena Sindir Partahi Sihombing

Hanif Hawari - detikHot
Sabtu, 09 Okt 2021 20:26 WIB
Hotman Paris (Foto: Rakha/detikcom)
Foto: Hotman Paris (Foto: Rakha/detikcom) Hotman Paris sempat mengatakan bahwa Hotma Sitompul pernah menjadi mualaf. Kini Hotman disindir Partahi Sihombing.
Jakarta -

Hotman Paris sempat mengatakan bahwa Hotma Sitompul pernah menjadi mualaf. Hal itu ketika Hotma Sitompul menikahi istri pertamanya, jauh sebelum dirinya populer sebagai pengacara.

Mengenai hal itu, pihak Hotma Sitompul menjawab. Melalui sahabat yang merangkap menjadi kuasa hukumnya, Partahi Sihombing mengatakan bahwa Hotman Paris kurang kerjaan menyinggung masa lalu orang.

"Itu namanya Hotman itu kurang kerjaan gitu lo," ujar Partahi Sihombing saat dihubungi detikcom.

Mengenai Hotma Sitompul pernah mualaf, Partahi Sihombing mengaku tidak mengetahuinnya. Karena pada saat itu, Partahi Sihombing belum mengenal Hotma Sitompul.

"Saya nggak tahu, karena saya belum ada waktu itu ya, waktu Hotma Sitompul nikah. Dan saya pun belum berteman dengan dia, meskipun saya sudah cukup lama berteman," kata Partahi Sihombing.

"Tapi dia kan married sudah berapa tahun yang lalu kan, saya berteman sama dia sudah 34 tahun lalu, jadi saya tidak tahu mengenai hal itu," lanjutnya.

Partahi Sihombing geram dengan sikap Hotman Paris yang dinilainya tidak memiliki etika. Sebagai advokat, Hotman Paris dianggap terlalu nyinyir.

"Lagian kenapa sih Hotman Paris itu rewel amat sih, bongkar-bongkar masa lalu orang dan sebagainya. Yang lalu sudahlah berlalu, yang dinilai itu adalah sekarang dan besok," tutur Partahi Sihombing.

"Jadi ngaca saja sama dirinya sendiri apakah kelakuan Hotman Paris yang sekarang ini sudah benar atau belum. Dan kemudian ke depan bisa nggak menjadi orang benar," sambungnya.

Partahi Sihombing bahkan menyindir balik Hotman Paris. Ia menyebut Hotman Paris tidak memiliki sopan santun. Selain itu, pengacara parlente tersebut juga dinilai tidak memiliki tujuan hidup yang jelas, padahal ia sudah 61 tahun.

"Bukan mau bela, saya cuma mau bilang Hotma Sitompul itu umurnya sudah 72 tahun, terlepas dari masalah ada kekurangan atau ada kelebihan itu normal jadi manusia. Tapi saya lihat arah perjalanan dia ke depan itu mau ke mana itu jelas," ungkap Partahi Sihombing.

"Sebaliknya Hotman Paris arah hidupnya dia itu, menurut pendapat saya, nggak jelas mau ke mana. Kayaknya jalan yang mau dia pilih itu jalan ke neraka," jelasnya.

Pasalnya, Hotman Paris dianggap terlalu bersenang-senang dalam kehidupannya. Ia juga sering pamer kekayaan hingga foto bersama para wanita.

"Terlalu menikmati duniawi, ajaran agama kita mengajarkan tidak begitu. Dunia itu akan berlalu cepat atau lambat. Hotman Paris akan ada tiba saatnya mempertanggungjawabkan semua yang dia lakukan dalam hidupnya dia," beber Partahi Sihombing.

"Coba saja lihat tuh dia tampil dengan perempuan-perempuan, berenang-berenang dan sebagainya. Ngomong dalam wawancara di TV itu malu-maluin pakai ngomong tamu sudah dibuka segelnya, sudah apa masih perawan atau apa dan segala macam. Begitu kelakuannya sebagai seorang lawyer," tukasnya.

(hnh/aay)