Satu Sisi Badannya Lemah, Tukul Arwana Butuh 3 Bulan Untuk Pemulihan

Hanif Hawari - detikHot
Selasa, 28 Sep 2021 15:14 WIB
Tukul Arwana saat tampil di acara Hitam Putih.
Satu Sisi Badannya Lemah, Tukul Arwana Butuh 3 Bulan Untuk Pemulihan. (Foto: Pool/Ismail/detikFoto)
Jakarta -

Tukul Arwana masih berjuang melawan sakitnya. Usai terjadi pendarahan otak, sebagian tubuhnya mengalami kelemahan.

Setelah dioperasi, Tukul Arwana dirawat di ruang semi-intensif. Ia pun mendapatkan pemantauan ketat dari tim dokter.

Saat konferensi pers secara virtual, tim dokter dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) menjelaskan kondisi terkini Tukul Arwana. Pria 57 tahun itu disebut membutuhkan waktu kurang lebih 3 bulan untuk dapat sembuh dari sakitnya.

"Gangguan yang muncul yaitu kelemahan satu sisi badannya, sudah disampaikan bahwa tiga bulan untuk proses pemulihannya," ujar dr Sardiana Salam.

Selama di rumah sakit, Tukul Arwana akan menjalani beberapa pengobatan. Salah satunya adalah fisioterapi.

"Penyembuhan butuh waktu berapa lama berdasarkan fase akutnya yaitu 21 hari untuk fase akut pada stroke perdarahan," ungkap Sardiana Salam.

"Yang kami sudah sampaikan di awal, kami ada tim neurorestorasi yang ke depannya akan memberikan pelatihan dari sisi fisioterapi, okupasi terapi, terapi syaraf sampai dalam tiga bulan itu akan kita berikan pelatihan," lanjutnya.

Meskipun masih terbaring lemah, namun kondisi Tukul Arwana semakin hari semakin baik. Ia mulai bisa merespons ketika diajak komunikasi dengan menggerakkan anggota tubuhnya.

"Jadi pada prinsipnya, pas melakukan tindakan sudah mendapatkan respons yang sangat baik pada pasien. Lalu untuk pemulihan secara literatur memang fase akut itu kurang lebih sekitar tiga minggu. Tapi untuk penyerapan sempurna dari pecahnya pembuluh darah seperti ini, untuk darah murni diserap seperti itu kurang lebih butuh waktu sekitar 8-12 minggu secara literatur. Tapi dalam fase itu diharapkan itu pun juga tergantung dengan masing-masing respons pasien sebenarnya," beber dr Arief Rahman Kemal.

Keluarga dan dokter berharap semoga Tukul Arwana bisa cepat kembali pulih. Mereka pun memohon doa untuk hal tersebut.

"Jadi diharapkan dengan seiring berjalannya waktu, fase akutnya sudah terlewati, diharapkan pemulihannya lebih intensif lagi dilakukan di ruangan neurorestorasi. Kita akan melakukan secara intensif, fisioterapi intensif, okupasi terapi intensif, itu yang perlu kita lakukan untuk beliau," papar dr Arief Rahman Kemal.

"Saya mewakili keluarga besar Tukul Arwana memohon doanya rekan-rekan semua agar beliau segera pulih, segera Kembali beraktivitas, kembali menghibur seluruh masyarakat Indonesia," tutup manajer Tukul Arwana, Rizky Kimon.

(hnh/mau)