Ayah Taqy Malik Konsisten Bantah Pelecehan Seksual: Ngarang Semua!

Hanif Hawari - detikHot
Rabu, 22 Sep 2021 10:02 WIB
Mansyardin Malik saat menggelar jumpa pers di kawasan Antasari, Jakarta Selatan pada Selasa (14/9).
Ayah Taqy Malik Konsisten Bantah Pelecehan Seksual: Ngarang Semua! (Foto: Noel/detikfoto)
Jakarta -

Ayah Taqy Malik, Mansyardin Malik, belum selesai menghadapi tuduhan pelecehan seksual. Kini hadir wanita berinisial S yang mengaku sebagai korbannya.

S melaporkan hal itu ke Komnas Perempuan. Ia juga didampingi kuasa hukumnya, Sunan Kalijaga, mantan besan ayah Taqy Malik.

Usai keluar dari gedung Komnas Perempuan, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/9/2021), mereka bicara kepada media. Perempuan berinisial S itu mengaku jadi korban pelecehan seksual oleh ayah Taqy Malik, Mansyardin Malik.

S menuduh Mansyardin Malik telah melayangkan bujuk rayunya. Ia pun mengaku bertekuk lutut.

Wanita yang mengaku sebagai janda itu awalnya menawarkan rumah untuk dijual kepada Mansyardin Malik. Hingga keduanya bertemu di sebuah hotel.

Kepada detikcom, Mansyardin Malik dengan tegas membantah tuduhan itu. Menurutnya, perempuan berinisial S itu hanya mencari sensasi.

"Ngarang saja semua itu, nggak ada, nggak (ketemu) sama sekali. Nggak ada bisnis jual beli rumah," ungkapnya.

Kendati demikian, Mansyardin Malik mempersilakan perempuan berinisial S itu untuk menempuh jalur hukum. Sebab, ia pun mengancam bakal melaporkan tuduhan itu ke polisi.

"Biar itu haknya dia silakan saja, ngarang sama sekali. Saya nggak ada bisnis jual beli rumah kok. Silakan laporkan saja, ini negara hukum. Pasti kita lapor balik," tegasnya.

Menurutnya, perempuan berinisial S itu juga memanfaatkan situasi. "Ya biasa saja karena orang saat ini memanfaatkan situasi," tuturnya.

Sebelumnya, ia juga menyangkal tuduhan Marlina Octoria kerap melakukan penyimpangan seksual.

"Saya masih normal. Punya agama, punya adab, punya aturan, dan punya batasan dalam agama," ungkapnya kala itu.

"Semua tahu itu (hubungan seksual lewat anal itu haram)," tegas Mansyardin Malik.

(dar/mau)