Foto Jadul Zaman ABG Dian Sastrowardoyo Bergaya The Matrix

Tim detikcom - detikHot
Minggu, 12 Sep 2021 17:53 WIB
Dian Sastrowardoyo
(Foto: dok. Instagram Dian Sastrowardoyo) Dian Sastrowardoyo berpose buat sebuah tabloid di tahun 1999. Saat itu usianya baru 17 tahun.
Jakarta -

Dian Sastrowardoyo mengunggah sebuah foto dari masa lalu. Dalam foto tersebut dia berpose dengan busana yang terinspirasi dari film The Matrix.

Dian Sastrowardoyo berpose buat sebuah tabloid di tahun 1999. Saat itu usianya baru 17 tahun. Terlihat dalam foto, pemeran Cinta dalam film Ada Apa Dengan Cinta? mengenakan dress bernuansa hijau dengan pundak terbuka. Dia tampak duduk di atas sebuah kursi berwarna merah.

"Pada suatu masa, the year was 1999, I was only 17. Jamannya alis tipis masih in banget!" tulisnya dalam keterangan foto Instagram Story.

Di unggahan selanjutnya, Dian Sastrowardoyo memberikan cerita latar belakang busana dan pose dalam foto tersebut. Katanya saat itu film The Matrix pertama baru dirilis sehingga demam The Matrix pun melanda dunia termasuk Indonesia.

"Tahun 1999, film The Matrix baru dilis jadilah hampir semua fashion movement terinspirasi film itu dan gue pakai longdress berbahan faux leather," tulisnya.

Meski dalam foto Dian Sastrowardoyo terlihat sangat nyaman dan berpose paripurna, rupanya ada cukup usaha yang dia lakukan demi pemotretan tersebut. Terlebih karena bahan pakaiannya tidak fleksibel.

"Kebayang susahnya pose pake baju itu. Nggak lentur bo. Jadilah daku pulang sekolah hadir di studio dan siap didandanin dengan konsep makeup-nya juga totalitas ala-ala fantasi. Ekspresinya juga jadi harus lebih akting-akting fantasi gitulah," kisah Dian Sastrowardoyo.

Di akhir, Dian Sastrowardoyo memberikan sedikit pandangannya sebagai model pemotretan. Menurutnya, seorang model harus memiliki daya imajinasi yang tinggi.

Dian SastrowardoyoDian Sastrowardoyo Foto: dok. Instagram Dian Sastrowardoyo

Lantaran pose yang dikeluarkan oleh sang model lewat gerak-gerik tubuhnya perlu dijiwai. Sehingga kostum dan dandanan yang diberikan pun bisa melekat erat dengan jiwa pemotretan yang sedang dilakukan.

"Menjadi model pemotretan sangat membutuhkan daya imajinasi yang lepas dari modelnya. Biar bisa ngebayangin pose-pose yang sebelumnya nggak kepikiran. Mesti bisa mikirin komposisi dan menjiwai kostum dan dandanannya. Pada dasarnya sih, kamu memberitahukan cerita lewat pose," tutupnya.

(aay/srs)