Heboh Aron Ashab Tuntut Imam Darto Minta Maaf, Ini Awal Mula Masalahnya

Tim detikcom - detikHot
Rabu, 01 Sep 2021 08:17 WIB
Aron Ashab
Heboh Aron Ashab Tuntut Imam Darto Minta Maaf, Ini Awal Mula Masalahnya (Foto: Aron Ashab/Instagram)
Jakarta -

Media sosial kembali dihebohkan dengan perseteruan antara selebritis. Kali ini ada Aron Ashab yang menuntut Imam Darto menyampaikan permohonan maaf.

Masalah bermula saat Imam Darto menjadi host sebuah program televisi. Momen itu sebenarnya sudah terjadi sejak lama, tepatnya pada 2019.

Imam Darto yang berpasangan dengan Dimas Danang menyerang Aron Ashab. Ia mengungkapkan ketidaksukaannya terhadap mantan kekasih Kimberly Ryder tersebut.

"Cowok, pendek, agak jambul-jambul gitu. Aron Ashab," ujar Imam Darto saat itu.

Namun ternyata Aron Ashab baru mengetahui kejadian itu. Ia kemudian menerka-nerka awal masalahnya dengan Imam Darto.

Aktor 28 tahun tersebut mengira ketidaksukaan Imam Darto dengan dirinya adalah karena harga mahal yang dipatok untuk sebuah acara.

"Ributnya di mana sih? Lo bete sama sama guenya di mana? Cuma gegara budgeting doang? Apa tingkah gue?" tanya Aron Ashab sambil menyematkan akun Instagram Imam Darto di Instagram Stories.

Imam DartoHeboh Aron Ashab Tuntut Imam Darto Minta Maaf, Ini Awal Mula Masalahnya Foto: Ismail/detikHOT

Dalam unggahannya itu, Aron Ashab mengatakan dirinya mematok angka Rp 6 juta untuk hadir di sebuah program televisi. Ia diprotes karena angka tersebut dinilai terlalu tinggi.

"Mereka (tim budgeting) ngomong, bahkan 3 legend aja dibayarnya Rp 4 juta. Masa lu minta Rp 6 juta, Ron?" tulis Aron Ashab.

Sosok tiga orang itu adalah Trio Lestari, yaitu Tompi, Sandhy Sondoro dengan mendiang Glenn Fredly.

Aron Ashab merasa bingung menyikapi hal tersebut. Ia mengaku juga tidak memiliki manajer sehingga melakukan semuanya sendiri, termasuk negosiasi.

"Gue mesti ngomong apa? Udah gue kasih budget segitu. Gue nggak punya manajer jadi harus dealing sendiri. Terus, bandingin gue sama mereka bertiga. Gue musti ngomong apa cuy?" terangnya.

Selanjutnya di halaman berikutnya.