Peraih Nobel Bob Dylan Digugat Kasus Pelecehan Seksual

Tia Agnes - detikHot
Selasa, 17 Agu 2021 10:03 WIB
LOS ANGELES, CA - FEBRUARY 06:  Honoree Bob Dylan speaks onstage at the 25th anniversary MusiCares 2015 Person Of The Year Gala honoring Bob Dylan at the Los Angeles Convention Center on February 6, 2015 in Los Angeles, California. The annual benefit raises critical funds for MusiCares Emergency Financial Assistance and Addiction Recovery programs.  (Photo by Frazer Harrison/Getty Images)
Bob Dylan terjerat kasus pelecehan seksual Foto: Getty Images
Jakarta -

Musisi Bob Dylan menghadapi tuduhan terbaru terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang terjadi di tahun 1965. Dalam gugatan tersebut, tuduhan diajukan oleh seorang perempuan dengan inisial JC.

Dilansir dari berbagai sumber, Selasa (17/8/2021), perempuan yang diidentifikasi bernama JC mengklaim peraih Nobel Sastra yang bernama asli Robert Allen Zimmerman mengatakan sang musisi menjalin hubungan emosional dengan JC.

"Ia melakukannya untuk menurunkan hambatannya dengan obyek seksual sekaligus menyiksanya," tulis keterangan dalam gugatan.

Gugatan JC mengklaim bahwa dugaan pelecehan itu juga ditambah dengan pemberian obat-obatan, alkohol, dan ancaman kekerasan fisik.

"Hubungan itu meninggalkan bekas luka secara emosional dan merusak psikologisnya sampai saat ini," tulis keterangan gugatan.

Dalam dokumen, kasus dugaan pelecehan seksual terjadi selama periode 6 minggu lamanya antara April sampai Mei di tahun 1965. Kejadian diduga terjadi di apartemen Bob Dylan di Hotel Chelsea, New York, AS.

Perempuan berinisial JC juga menyebutkan Bob Dylan mengeksploitasi statusnya sebagai musisi dengan merawat JC untuk mendapat kepercayaan. Serta mendapatkan kendali atas dirinya sebagai bagian dari rencananya untuk melakukan pelecehan seksual.

Luka-luka yang diderita korban termasuk tekanan psikologis, penghinaan, kekacauan pribadi, dan kehilangan rasa kepercayaan, serta adanya rasa sakit fisik.

"Selama bertahun-tahun, JC telah mengeluarkan biaya medis selama bertahun-tahun dan terus berkewajiban untuk mengeluarkan sejumlah uang untuk perawatan menyembuhkan dirinya sendiri," tulis dokumen gugatan.

"Tindakan predator seksual dan melanggar hukum itu merupakan serangkaian kontak berbahaya dan ofensif terhadap Penggugat, yang semuanya dilakukan dengan sengaja tanpa persetujuannya," tulis dokumen hukum.

Dalam sebuah pernyataan kepada USA Today, juru bicara Bob Dylan membantah tuduhan tersebut.

"Tuduhan berusia 56 tahun itu tidak benar adanya dan kami bantah dengan keras," tegasnya.



Simak Video "Bob Dylan Akan Dibuat Film, Martin Scorsese Ditunjuk Jadi Sutradara"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/tia)