Nicki Minaj dan Suami Digugat Terkait Kasus Pelecehan Seksual

Tia Agnes - detikHot
Minggu, 15 Agu 2021 12:39 WIB
Nicki Minaj dan Kenneth Petty
Nicki Minaj dan Suami Digugat Terkait Kasus Pelecehan Seksual. (Foto: Dok. Instagram/nickiminaj)
Jakarta -

Pasangan Nicki Minaj dan suaminya, Kenneth Petty, digugat karena terlibat dalam kasus pelecehan seksual. Seorang perempuan menuduh mereka pernah melecehkannya pada 1994.

Pada 1995, Kenneth Petty dihukum karena melakukan percobaan pemerkosaan tingkat pertama dan menjadi pelanggar seks terdaftar di California.

Dilansir oleh E!, Minggu (15/8/2021), perempuan yang bernama Jennifer Hough (43 tahun) itu juga menuduh mereka melakukan intimidasi terhadap saksi dan penderitaan emosional yang disengaja dan lalai.

Pasangan itu juga dituduh melakukan pelecehan dan penyerangan seksual. Gugatan perdata masuk ke Pengadilan New York pada 8 Agustus 2021.

Nicki Minaj juga diketahui menggunakan namanya sebagai seorang seleb untuk memukul Jennifer Hough.

Menurut gugatan tersebut, Nicki Minaj secara terbuka memposting pembelaan di tahun 2018 untuk membela suaminya.

"Kenny berusia 15 tahun, dia berusia 16 tahun dan berada dalam sebuah hubungan, tapi menggunakan internet. Dia (Jenny) tidak pernah menjalin hubungan dengan Petty dan hanya mengenalnya dari lingkungan sekitar," klaim rapper Super Bass tersebut.

Menurut dokumen pengadilan, saudara laki-laki Hough juga menelepon beberapa hari kemudian untuk mengatakan wakil dari pasangan itu menawarkan uang senilai Rp 7,1 miliar, jika Hough membatalkan gugatan.

Sebelumnya, kasus yang melibatkan nama suami Nicki Minaj bukan pertama kalinya. Selain dinyatakan bersalah sebagai pelaku pemerkosaan pada 1995, ia juga pernah dibui atas kasus pembunuhan yang dilakukannya pada 2002.

Dia kemudian dijatuhi hukuman penjara di tahun 2006. Petty menjalani tujuh tahun hukuman penjara di New York dan bebas pada tahun 2013.

The New York State Department menyebut Petty sebagai pelanggar seks tingkat dua, yang menganggapnya memiliki risiko moderat untuk pelanggaran berulang.

(tia/mau)