Kekecewaan Amalia ke Bambang Pamungkas: Bikin Buku Nikah Palsu-Tak Akui Anak

Dicky Ardian - detikHot
Minggu, 15 Agu 2021 07:00 WIB
Bambang Pamungkas Ternyata Foodies, Hobi Masak dan Makan Enak
Bambang Pamungkas Dinilai Culas, Bikin Buku Nikah Palsu-Tak Akui Anak. (Foto: Instagram bepe20/YouTube BEPE20)
Jakarta -

Berulang kali Bambang Pamungkas selalu membantah adanya pernikahan dengan Amalia Fujiawati. Ia bertahan pada pendapatnya tidak memiliki anak dari wanita tersebut.

Lewat kuasa hukumnya, Z Khassanul, Bambang Pamungkas mengungkapkan pernikahan yang terjadi adalah antara Amalia Fujiawati dengan seorang bernama Bambang bin Arifin. Pernikahan itu terjadi pada 20 Juni 2018.

Z Khassanul menyebut ada salinan putusan resmi dari Pengadilan Agama Soreang, Bandung, Jawa Barat, mengenai perceraian mereka. Ia sekaligus menegaskan Bambang tersebut bukan Bambang Pamungkas.

Mengenai putusan yang dikeluarkan oleh Pengadilan Agama Soreang, Amalia Fujiawati memberikan penjelasan. Ia mengungkapkan semua yang terjadi pada saat itu.

"Jadi gini, saya ini pada saat menikah dengan Mas Bambang itu kan dulu posisinya adalah seorang pekerja. Nah kalau saya menikah itu saya harus memberikan laporan ke kantor saya menikah dengan siapa gitu," ungkap Amalia Fujiawati.

"Karena beliau berkeberatan namanya di-publish sebagai suami saya atau saya karena istri kedua ya, kan beliau ingin ditutup namanya gitu. Jadi akhirnya muncullah ide dibuat buku nikah," ucapnya.

Akhirnya Amalia Fujiawati mengajukan permohonan penerbitan buku nikah itu. Ia mengaku membayar seseorang untuk mengurusnya dengan dana yang dikeluarkan oleh Bambang Pamungkas.

"Betul datanya adalah saya, karena kan buat laporan ke kantor. Datanya saya, NIK-nya saya, segala macam sama, tapi dengan nama Bambang yang lain. Kenapa? Karena untuk menutupi nama besar beliau," tutur Amalia Fujiawati.

Lebih lanjut, soal nama ayah yang ada di belakang nama Bambang tersebut, menurut Amalia Fujiawati juga hasil dari akal-akalan.

"Beliau kan merasa seorang public figure, jadi ya sudah tulis saja namanya Bambang biar nanti juga buku nikahnya selain bisa dipakai buat laporan ke kantor, bisa juga dipakai untuk bikin akta gitu. Tapi namanya Bambang cuma kan Bin Arifin waktu itu tuh, supaya nggak ketahuan Bambang Bin H Misran itu kan jelas ketahuan," paparnya.

Namun seiring berjalannya waktu, Amalia Fujiawati sadar apa yang dilakukannya adalah salah. Ia pun akhirnya tidak jadi memakai buku nikah palsunya itu untuk melengkapi berkas di tempat dirinya bekerja.

"Ini tolong dicatat ya, saya mengakui ini memang kebodohan saya dalam artian kenapa saya saat itu mengiyakan. Dan saya pada saat proses pembuatan buku nikah abal-aballah ya ibaratnya itu saya mendapatkan kucuran dana dari Mas Bambang. Prosesnya itu berjalan dong, dibikinlah ya si buku dengan keterangan Bambang Bin Arifin itu ada pernikahan, tanggal pernikahan dan segala macamnya," imbuh Amalia Fujiawati.

Amalia Fujiawati dinilai berbohong soal masalah Bambang Pamungkas, Z Khassanul tengah mendiskusikan untuk mengambil langkah hukum. Namun ia tak mau buru-buru.

"Itu sudah kita didiskusikan. Tapi sebuah langkah hukum itu perlu waktu, pikiran, dan segala hal. Kita sampai sekarang diputuskan nggak usah dulu. Cuma ketika kebenaran terungkap, sudah pasti ada sanksi sosial," paparnya.

(dar/mau)