Round Up

Disebut Teroris dan Jaringan Preman Oleh Nikita Mirzani, Adam Malik Kehilangan Pekerjaan

Tim detikHOT - detikHot
Kamis, 12 Agu 2021 05:30 WIB
Jakarta -

Adam Malik akhirnya muncul ke publik. Pria yang mempolisikan Nikita Mirzani cerita blak-blakan soal masalah yang terjadi.

Adam Malik terkejut saat Nikita Mirzani menyinggung dirinya dalam unggahan di Instagram. Ia pun sangat ketakutan.

"(Awalnya) Jadi saya ada (di rumah), di Demak. Saya kaget karena teman kasih tahu kalau ada foto saya. (Di unggahan Instagram Story) Nikita iya. (Reaksi saya) Ya ketakutan saya. (Saya buka HP) Memang betul (itu saya)," kata Adam Malik dengan nada pelan di konferensi pers di kawasan Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat.

Kemudian kata Adam Malik, Nikita Mirzani mengirim pesan kepada dirinya dengan kata-kata tak senonoh. Adam pun merasa difitnah.

"Saya cek tiba-tiba (Nikita) DM (dengan) kata-kata kotorlah. Menuduh yang saya tidak perbuat," katanya.

Adam menyebut dirinya telah dituding oleh Nikita Mirzani bahwa dirinya telah mengirimkan papan karangan bunga. Bahkan Adam disebut teroris hingga jaringan preman. Di situ, Adam berusaha membantah.

"Contohnya kirim karangan bunga, terus saya dibilang teroris dan terus saya dibilang jaringan preman. (Jaringan preman, teroris) Oh tidak, (yang dituduhkan itu) oh salah semua," kata Adam Malik.

Adam Malik sangat merasakan dampak dari unggahan Nikita Mirzani. Ia kehilangan pekerjaan karena hal tersebut.

"Sangat urgent. Ketika postingan itu muncul, saat itulah ada kata cacian masuk. Besoknya juga ada ratusan hingga ribuan serangan ke klien kami dari tanggal 9 hingga 11 Juli. Makanya saat itulah kita buat laporan, karena klien kami kehilangan pekerjaan, aktivitasnya juga terganggu. Dia (Adam Malik) nggak berani keluar rumah, karena merasa terancam oleh tuduhan dari NM," beber pengacara Adam Malik, Alexander Kilikily.

Alexander Kilikily juga dengan tegas mengatakan bahwa Nikita Mirzani alangkah bijaknya harus memenuhi panggilan kepolisian Polres Demak.

"Negara kita negara hukum. Hukum adalah panglima tertinggi. Sebagai warga negara yang baik, alangkah bijaknya dia memenuhi panggilan kepolisian," kata Alexander Kilikily.

Dia juga menyebut semua tak kebal hukum. Nikita Mirzani diharapkan bisa mengikuti proses hukum.

"Dia ikutilah aturan hukum di Indonesia. Di sini kita nggak ada kebal hukum. Di mata hukum kita semua sama," tambah Alexander Kilikily.

Sehingga dengan adanya panggilan dari polisi, Nikita Mirzani diminta hadir. Terlebih lagi sebagai seorang public figure, Nikita Mirzani diminta untuk memberikan contoh yang baik kepada pengikutnya.

"Kalau ada laporan atau panggilan ya dihargai, dihormati, dan dijunjung tinggi. Sangat saya sayangkan sekali, beliau public figure banyak sekali pengikutnya dan mencontohnya," imbuhnya.

"Kalau dia seperti ini, kan mencontohkan yang tidak baik ke pengikutnya. Ini sangat riskan dan berbahaya," tambahnya.

(mau/srs)