Kasus Video Seks Gisel Bikin Nobu Jadi Tertutup dan Tak Nyaman dengan Orang Lain

Hanif Hawari - detikHot
Senin, 09 Agu 2021 19:39 WIB
Michael Yukinobu Defretes atau Nobu (kiri) jalani wajib lapor di Polda Metro Jaya.
Kasus Video Seks Gisel Bikin Nobu Jadi Tertutup dan Tak Nyaman dengan Orang Lain. (Foto: (Yogi/detikcom)
Jakarta -

Kasus video seks Nobu dengan Gisel masih hangat dibicarakan, walau sudah dijatuhi vonis untuk penyebarnya. Gara-gara itu, Nobu kini jadi pribadi yang berbeda.

Persoalan kasus yang heboh itu rupanya membuat Nobu trauma. Psikisnya jadi terganggu karena mendapat guncangan hebat dari publik.

Pasalnya, banyak yang mengecam perbuatan pria bernama asli Michael Yukinobu Deftretes itu. Mereka tak henti-hentinya menghujat Nobu.

Nobu pun pasrah. Ia hanya bisa menyesali perbuatannya. Meskipun begitu, Nobu bersyukur masih mendapatkan dukungan dari orang tuanya.

"Bersyukur papa mama selalu memberikan aku dukungan dan juga teman-teman di sekeliling. Namun tanpa aku sadari, aku mulai menjadi pribadi yang tertutup dan merasa tidak nyaman untuk berkomunikasi dengan orang lain." ungkap Nobu saat ditemui di Jakarta.

Nobu akhirnya mendatangi seorang pakar trauma, phobia, dan luka batin. Pakar tersebut bernama Caezarro Rey Abishur atau akrab disapa Rheo.

Saat bertemu dengan Rheo, rasa trauma yang dialami oleh Nobu langsung hilang. Nobu pun bersyukur akan hal itu.

"Treatment ini memang aku rasakan sangat berbeda, dalam waktu yang sangat singkat, semua rasa itu hilang, dan aku merasa sangat nyaman. Aku rasa ini treatment yang paling natural, paling baik untuk kita lakukan, tanpa obat-obatan, namun benar-benar bisa langsung dirasakan", tutur Nobu.

nobuNobu curhat alami gangguan psikis usai video seks dengan Gisel heboh. Foto: dokumen pribadi

Treatment yang dilakukan oleh Nobu tersebut bernama Divine Oracular Assistance (D.O.A), yaitu langkah melepaskan emosi bawah sadar dalam hitungan menit dengan hanya menarik napas.

Dalam kesempatan yang sama, Rheo menyebut metode yang dilakukannya itu hanya butuh waktu kurang dari 60 menit. Ia mengklaim permasalahan emosi yang dirasakan oleh Nobu bisa hilang dalam waktu yang singkat dan bisa dirasakan secara permanen.

"Kini menyelesaikan masalah emosi tidak lagi memerlukan waktu yang panjang. Banyak problem emosi bisa diselesaikan dalam waktu kurang dari 60 menit saja, bahkan trauma, phobia, luka batin yang sudah bertahun-tahun tersimpan di dalam diri, ketika kita tahu caranya," tukas Rheo.

(hnh/mau)