Honor Dipotong, Inul Protes
Jumat, 24 Mar 2006 15:02 WIB
Jakarta - Bertemu dengan Kejaksaan Tinggi, Inul menyempatkan diri menumpahkan unek-uneknya. Penyanyi asal Pasuruan itu mengadu honornya dipotong gara-gara pembajak. Makanya, dia ikut protes damai di Kejati mendukung Gerakan Anti Pembajakan (GAP).Inul berkesah, album terdahulunya 'Goyang Inul' laku 10 juta keping. Tapi itu bukan angka yang menakjubkan baginya. Pasalnya, penghasilan dari penjualan album sebanyak itu tidak masuk ke kantong Inul ataupun produsernya, melainkan para pembajak."Goyang Inul dibajak 10 juta kopi. Tetapi yang masuk ke Blackboard cuma 150 ribu sampai 200 ribu kopi. Honor tidak full karena terjualnya sedikit," sewot Inul di temui di kantor Kejaksaan Tinggi Jakarta, Jl. Rasuna Said, Jakarta Selatan.Dengan mengadu ke Kajati, Inul bersama dengan artis yang tergabung dalam Gerakan Anti Pembajakan lainnya berharap tindakan tegas petugas hukum seperti polisi, hakim juga jaksa untuk memberantas pembajakan."Mudah-mudahan Kajati benar-benar menegakkan keadilan Kasihan pencipta lagu dan produser serta penyanyi karena albumnya tidak laku. Juga untuk memperbaiki nama bangsa di mata dunia," imbuh Inul. (ana/)











































