Cerita Mongol Stres Dituduh Judi hingga Masuk Penjara sebelum Terkenal

Febriyantino Nur Pratama - detikHot
Sabtu, 17 Jul 2021 08:07 WIB
Mongol Stres
(Foto: Instagram @mongolstres) Mongol Stres cerita asal muasal namanya hingga pengalamannya dituduh berjudi dan masuk penjara. Dia juga menyebut wajahnya kerap disangka tukang hipnotis.
Jakarta -

Nama Mongol Stres belakangan jadi ramai dibicarakan sejak diundang ke Podcast Deddy Corbuzier. Lebih-lebih setelah itu dirinya disomasi karena bercanda dan menyebut orang gila tak bisa terkena COVID-19.

Dalam sebuah episode tayangan Pagi-pagi Ambyar Trans TV, Mongol berbagi kisah hidupnya. Salah satunya soal nama unik yang digunakannya saat ini. Rupanya sejak kecil dia dipanggil Mongol lantaran wajah mirip dengan Kaisar Mongol dalam film The Condor Heroes.

"Mungkin faktor muka kali ya? Dari kecil udah dipanggil Mongol, kan dulu ada film The Condor Heroes tuh. Ada film itu, terus ada kaisar Mongol tuh, mirip banget dengan Mongol (saya) dipanggil lah Mongol, Mongol," kisahnya.

Sebelum membangun karier sebagai stand up comedian, Mongol rupanya pernah menjajal berbagai macam pekerjaan. Di antaranya pernah bekerja di restoran padang, warung pecel lele, hingga berjualan koran.

Mongol datang ke Jakarta untuk melanjutkan studi. Namun rupanya hal itu tidak berjalan lancar lantaran pemberi beasiswanya kabur.

"Jadi kalo dulu ke Jakarta kan niatnya memang untuk sekolah, dibawa sponsor terus karena sponsornya kabur (jadi) jualan koran di Tugu Tani. Pernah setahun terus kerja di rumah makan Padang di Jalan Sabang Ujung, terus malemnya di pecel lele di Jalan Sunda. Jadi sehari tiga pekerjaan. Kalo rumah makan padang kam 9 pagi masuk jam 4 sore pulang, ambil sore (jualan) tabloid, baru malem pecel lele," bebernya.

Dari situ Mongol bersyukur karena penghasilan yang didapatkannya saat itu cukup menghidupinya sampai bisa menabung.

"Kebetulan faktor muka kali kali ya, kalo nggak beli kaca mobil gue digetok, mending beli, takut. (Penghasilan) Rp 1,9 juta sebulan, ngekos di Kramat Sentiong dapat Rp 200 ribuan perbulan jadi bisa nabung," ungkapnya.

Di tengah perjalanan hidupnya, Mongol juga pernah dipenjara akibat dituduh bermain judi. Dia harus rela hidup di Rutan kelas 1 Cipinang selamat empat bulan.

"Masuk rutan kelas 1 Cipinang kasus pasal 303 KUHP alias qiu qiu (main judi kartu). Jadi main qiu qiu di lokasi syuting, terus Mongol disuruh duduk tahu-tahu baru duduk, tahu-tahu 'jangan bergerak'! Jadi kita sistemnya tukeran kepala. (Ada yang cepuin) Iya jadi nanti, janjinya Mongol ditebus ternyata Mongol tembus Cipinang, empat bulan," ungkapnya.

Setelah perjalanan hidupnya yang cukup panjang itulah Mongol lalu mencoba menjajal menjadi stand up comedian. Hal itu dilakukannya sembilan bulan berselang usai keluar dari penjara.

"Iya betul, saya setelah 9 bulan keluar saya jadi stand up comedian," ungkapnya.

Mongol mengaku dengan wajah yang dimilikinya saat ini, dia kerap disangka pelaku kriminal. Mulai dari copet hingga tukang hipnotis. Hal itu masih dirasakannya sebelum namanya populer.

"(Wajah) jadi kekuatan materi Mongol. Indonesia itu selalu melihat seseorang dengan fisiknya. Kalo saya manggung di Amerika, manggung di Beijing, selalu mereka bilang Are You Mongolian. Tapi di Indonesia muka seperti Mongol ini adalah muka tertuduh ya, kalo nggak tukang copet (ya) tukang hipnotis. Karena itu (pernah) ada kasus, saya (kan) beragama Kristen (lalu sedang) di gereja, tahu-tahu di gereja itu ada yang hilang HP, segereja langsung liat mukanya begini (ke saya)," kisahnya.

(fbr/aay)