Bella Saphira Sebut Banyak Kerumitan di Pernikahan Beda Agama

Tim detikcom - detikHot
Rabu, 16 Jun 2021 14:50 WIB
bella saphira
Bella Saphira Sebut Banyak Kerumitan di Pernikahan Beda Agama (Foto: Instagram @bellasaphiraofficial)
Jakarta -

Bella Saphira bercerita mengenai sulitnya menjalani pernikahan berbeda agama. Ia mengatakan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk menikah dengan orang yang berbeda keyakinan.

Awalnya, Bella Saphira menyebut dirinya sudah tahu konsekuensi dari pernikahan beda agama. Menurutnya ada beberapa kerumitan yang akan ditemui di tengah perjalanannya.

"Sebenarnya nggak apa-apa juga berbeda keyakinan, tapi akan menjadi sulit bilamana kita harus bersama-sama, harus menjadi satu, tidak akan semudah kita mempertahankan perbedaan itu," cerita Bella dalam YouTube Venna Melinda.

"Kalau bisa sih jangan cari gara-gara, kalau memang adik ini berhubungan terus berbeda keyakinan dan sudah terbaca bahwa akan sulit, nggak usah deh mendingan kita jangan melawan orang tua, jangan kita berbantah dengan orang tua. Karena saya merasa yakin bahwa ucapan orangtua itu hampir 99 persen diridhai oleh Allah, dibenarkan oleh Tuhan. Kita jangan menjadi bodoh untuk mempertahankan sesuatu nanti akan sia-sia, kalau lagi berantem pasti akan terbawa-bawa," sambungnya.

Kini, Bella Saphira memutuskan untuk beragama Islam. Ia menjelaskan alasan mengapa akhirnya mengikuti agama dari sang suami, Agus Surya Bakti.

"Kenapa saya berpindah keyakinan, saya lahir, tumbuh besar dididik oleh seorang perwira, kakek saya juga perwira juga. Jadi dalam rumah tangga itu satu kesatuan itu adalah harus, nahkodanya si ayah, si ibu ini navigator. Kalau rumah, ayah itu atap, ibu itu tiangnya, jadi ibu itu empat kaki harus kuat, ayah itu menaungi kita, dan itu harus sama, seiya sekata," tuturnya.

Setelah menjadi mualaf, ia menyebut masalah tidak langsung pergi begitu saja. Ada juga kontra yang ditemui di dalam keluarga.

"Dimusuhi kan situasi ya, tapi kan batin, hati, cinta, kepala, isi kepala orang tua itu kan tidak membenci kita. Cuman pada saat tersebut, saya sudah punya keyakinan 50 persen itu, bahwa dalam rumah tangga saya aja mereka satu, tidak ada perbedaan," lanjutnya.

Namun menurut Bella Saphira masalah yang ia temui setelah berpindah keyakinan jauh lebih bisa diatasi dibandingkan menjalani pernikahan berbeda agama. Apalagi, jika pernikahan itu sudah dikaruniai anak yang juga akan ada di antara dua keyakinan berbeda.

"Anak-anak juga menjadi mendua, bingung. Sekarang ini saya baru memahami setelah anak-anak sudah besar, kalau kita tidak punya tidak punya pondasi yang kuat sebagai orang tua nggak satu, mereka belum punya permasalahan seperti kita, mereka nggak akan menjadi kuat," pungkas Bella Saphira.

(dar/wes)