Round Up

Alasan Anak Ungkap Sikap Aa Gym pada Teh Ninih ke Publik

tim detikhot - detikHot
Senin, 07 Jun 2021 05:55 WIB
KH Abdullah Gymnastiar, Blak-blakan di Pasaraya Grande, Blok M, Selasa (7/5/2019)
Aa Gym Foto: Rengga Sancaya/detikcom
Jakarta -

Putra Aa Gym, Muhammad Ghaza Al Ghazali, menjadi sorotan publik usai curhat di media sosial tentang yang terjadi di antara Aa Gym dan Teh Ninih. Ghaza Al Ghazali membongkar sikap sang ayah kepada Teh Ninih.

Ghaza kembali menuliskan dan menjelaskan maksud dan tujuannya mengunggah hal tersebut. Baginya semua jalan sudah dilakukan, tapi tak pernah didengar oleh Aa Gym.

"Maaf barangkali suara Anda lebih didengar oleh Ayah saya. Ketimbang suara saya dan para ulama yang dianggap 'ilmunya belum sampai,'" tulis Muhammad Ghaza Al Ghazali.

"Apakah anda pikir saya senang dengan kondisi seperti ini? Apakah anda pikir saya bahagia ketika ayah saya dihujat sana sini? Apakah anda pikir saya tidak mempertimbangkan efek dari tulisan saya? Apakah anda pikir saya tidak melakukan apapun selain mengumbar aib?" tulisnya.

Tak hanya Aa Gym, tindakan tersebut juga berimbas pada dirinya dan Teh Ninih. Ia mengaku dicap sombong dan durhaka sementara sang ibu makin di-bully dengan beragam tudingan seperti tak punya iman, tak bisa mengurus anak, dan lainnya.

"Semua dosa yang Ayah saya lakukan pada Ibu saya sekarang saya yang menanggungnya, kurang berbakti apa saya?" ungkapnya menjawab tudingan netizen.

"Anda tahu apa hasilnya? Saya dicap sombong dan durhaka. Ibu saya semakin dibully, dibilang nggak punya iman lah, nggak bisa ngurus anak lah, dan masih banyak lagi," tulis Ghaza dalam laman Facebook-nya.

Berikut penggalan tulisan Muhammad Ghaza Al Ghazali sebelumnya, soal sikap Aa Gym ketika tahu dirinya ingin mengundang Teh Ninih ke pernikahannya.

"Untuk apa seorang ibu hadir di pernikahan putranya?". Menurut anda, apakah jawaban yang tepat untuk pertanyaan tersebut? Akankah anda menjawabnya dengan mudah? Atau anda akan terdiam membisu, terperanjat karena ayah anda bertanya demikian kepada anda?

Seandainya, ya, seandainya. Aku bisa menjawab, "Maaf, untuk apa bapak hadir?". Niscaya akan kujawab dengan demikian.

Tapi, ya. Begitulah Ibuku. Entah di sudut surga sebelah mana ia dilahirkan. Entah dimana ia menyembunyikan kedua sayapnya.

Mengalah, mengalah, dan mengalah. Selalu mengalah. Itulah pilihannya.



Simak Video "Aa Gym Gugat Cerai Teh Ninih Lagi, Apa Alasannya?"
[Gambas:Video 20detik]
(nu2/nu2)