Round Up

Tegas! Ustaz Adi Hidayat Bantah Tilep Uang Donasi untuk Palestina

Tim detikcom - detikHot
Rabu, 02 Jun 2021 22:04 WIB
Ustaz Adi Hidayat (UAH)
(Foto: YouTube Ustaz Adi Hidayat) Ustaz Adi Hidayat memperlihatkan bukti saldo rekening yang dia gunakan buat menampung dana donasi. Dengan tegas dia membantah menilep uang.
Jakarta -

Ustaz Adi Hidayat menegaskan dirinya tidak menilep uang donasi untuk Palestina seperti yang dituduhkan oleh oknum. Tak tanggung-tanggung, sang ustaz membeberkan secara detail dan rinci bukti donasi yang sudah diterima masuk ke rekeningnya dan yang sudah ditransfer buat didonasikan.

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan detailnya dalam sebuah video YouTube. Dia menjanjikan bahwa semua timnya tertib dalam hal mengumpulkan dan menyampaikan donasi ini. Ustaz Adi Hidayat pun menjanjikan akan menyampaikan semua hasilnya secara terbuka kepada masyarakat.

Dalam keterangannya, ustaz Adi Hidayat memperlihatkan bukti saldo rekening yang dia gunakan buat menampung dana donasi. Terlihat saldo akhir pada 24 Mei 2021 terdapat dana sebesar Rp 30.880.110.894.54.

"OJK, PPATK atau pihak terkait silakan dilihat dan disampaikan ke kami kalau ada yang mengganjal. Kemudian hari Sabtu terkumpul segini ada di hari yang sama permintaan dari Gaza relawan di sana lewat INH," jelasnya sambil membacakan isi surat permohonan penyaluran donasi untuk kebutuhan mendesak di Palestina yang dikirim melalui INH.

Lalu ada lagi uang sebesar USD 715 ribu atau setara Rp 10.272.905.500 yang sudah ditransfer. Hal ini juga dijelaskan olehnya bersama dengan keterangan soal rekening koran dari bank yang menurut ustaz Adi Hidayat siap dia berikan buat siapa saja yang ingin membacanya. Rekening koran tersebut sebanyak 625 halaman

"Ini rinciannya. 715.000 USD ada rincian tujuh poin di sana. Bukti tertulisnya ada, suratnya saya jawab 23 Mei, 24 Mei kita transfer. Ini bukti transfernya nih, ada nih hati-hati bukan nggak ada, akan terlacak arus rekeningnya kelihatan. Kalau mau bahkan kita bisa turunkan rekening korannya sehari bisa 625 halaman, bayangkan itu yang mau lihat-lihat, baca-baca silakan 625 sehari kali 6 aja," tegas UAH.

Lebih lanjut lagi, ustaz Adi Hidayat juga sudah menyalurkan sejumlah dana donasi tahap dua ke MUI. Selanjutnya menurut UAH akan ada satu tahap penyerahan donasi lagi yang tersisa.

Tahap pertama disebutnya untuk keperluan mendesak karena kondisi Gaza yang dibombardir dengan jumlah Rp 10.272.905.500 setara dengan 715 ribu USD. Lalu ada tahap dua pada 24 Mei 2021 lewat Majelis Ulama Indonesia, dia menyerahkan USD 1 juta buat di Hebron (tepi barat).

"Di sana akan dibangunkan rumah sakit Indonesia," jelasnya.

Diperlihatkan pula bukti penyerahan donasi, bukti transfer, serta bukti serah terima. Dia kembali menegaskan bahwa donasi itu dari rakyat Indonesia, bukanlah dari dirinya atas nama perseorangan. Lebih lanjut lagi, ustaz Adi Hidayat mengaku belum pernah menemukan orang yang ikut berdonasi meminta bukti transfer. Hal itu bertolak balik dengan oknum-oknum yang membuat kegaduhan untuk meminta rincian donasi.

"Alhamdulillah donatur ini baik-baik, tapi tetap kita jaga kepercayaan mereka, jangan sampai saya misalnya saya nggak ikut nyumbang tapi saya sendiri tanya mana bukti transfernya, mana bukti donasinya. Tapi, kalau ada demikian saya nggak bisa menilai yang penting jangan membuat sesuatu yang gaduh, polarisasi, perpecahan atau sebagainya. Itu kita akan kejar yang seperti itu agar tidak membuat kegaduhan-kegaduhan," tegas Ustaz Adi Hidayat.

(aay/nu2)