Eko Patrio Kenang Sapri yang Tak Neko-neko, Sempat Ingin Dibuatkan Program

Febriyantino Nur Pratama - detikHot
Selasa, 11 Mei 2021 14:50 WIB
Jakarta -

Salah satu orang yang merasa kehilangan atas meninggalnya Sapri Pantun adalah Eko Patrio. Eko mengatakan sangatlah kehilangan sosok Sapri yang pergi secara cepat.

"Turut berduka cita sedalam-dalamnya untuk Bang Sapri beserta keluarga. Jujur, saya sangat down banget. Karena begitu cepat meninggalkan kita semua," kata Eko Patrio di rumah duka, Cipulir, Jakarta Selatan, Selasa 11 Mei 2021.

Dalam kesempatan itu, Eko Patrio sempat menceritakan soal perbincangannya dengan Sapri Pantun. Eko mengatakan Sapri sempat menangis dan meminta maaf atas semua kesalahan serta berjanji akan lebih dekat dengan keluarga.

"Baru Jumat kemarin dia siuman, sorenya ngobrol sama saya terus dia minta maaf, nangis dan mau melakukan terbaik. Salat lima waktu, mau deket sama keluarga tiba-tiba hari Minggu, Senin drop dan kini pergi untuk selama-lamanya," beber Eko Patrio lagi.

Di mata Eko, Sapri juga dikenal sebagai pribadi yang tak tidak neko-neko. Sehingga wajar saja saat meninggal dunia banyak yang mendoakan.

"Sangat terpukul, apalagi bang Sapri di manajemen saya orang yang nggak neko-neko, ringan tangan, udah bener deh. Makanya wajar banget banyak yang doain," ungkap Eko Patrio.

Selama bekerja dengan Sapri, Eko menilai Sapri tak tebang pilih saat menerima peran. Bahkan Sapri tak pernah mengeluh soal honor.

"Bang Sapri ini pengisi acara yang saya jalankan. Dari dikasih peran kecil, cuma selintasan sampai jadi pemain inti nggak pernah ngeluh soal honor, makanya kita yang jadi nggak enak. Bang Sapri ini kalau saya lagi ngelawak, dia bisa bikin pantun sekian detik, ada di kepala. Buat saya dia punya talenta bagus. Orangnya baik, multitalenta," beber Eko.

Sementara itu Eko sempat terbesit untuk membuat program untuk Sapri dengan konsep lagu-lagu Betawi. Namun hal itu terhalang karena pandemi corona.

"Kita sempat mau bikin, dia mau nyanyi lagu-lagu Betawi. Karena dia cinta banget sama budayanya. Bikin lagu proyek Benjamin. Karena lagi corona, dia bilang nanti aja abis pandemi," pungkasnya.

(fbr/wes)