Poligami Uje

Penegasan Pipik Dian Irawati Tak Buka Aib Uje soal Poligami

Prih Prawesti Febrian - detikHot
Minggu, 09 Mei 2021 21:03 WIB
Umi Pipik
Penegasan Pipik Dian Irawati Tak Buka Aib Uje soal Poligami (Foto: Instagram @_ummi_pipik_)
Jakarta -

Dengan terbukanya mengenai masalah poligami yang dilakukan mendiang Uje, banyak orang yang memberikan komentar mengenai hal tersebut.

Salah satu adalah banyak dari mereka yang mengira Pipik Dian Irawati membuka aib Uje. Menurut pengakuannya, Pipik sama sekali tidak membuka aib Uje.

"Sebenarnya ini bukan membuka aib, karena kan poligami itu kan bukan aib. Kenapa selama 13 tahun saya lebih menjaga, karena saat itu saya hanya kepingin beliau hanya dakwah. Orang tahu dakwahnya saja bukan kehidupan pribadi beliau," ujar Umi Pipik saat ditemui di kawasan Cibubur, Depok, Jawa Barat, Sabtu (8/5/2021).

Dikatakan Pipik Dian Irawati hal ini sudah menjadi ketentuan dari Allah. Ia pun mengatakan sama sekali tidak ingin membuat kegaduhan soal pengakuannya ini.

"Sampai saat ini akhirnya terbuka mungkin sudah qadarullah ya. karena sebelumnya juga, kembali ya, ya beliau ketika poligami dengan saya baik-baik saja tidak ada masalah. Dan ini sudah menjadi pembahasan dulu kita," kata Umi Pipik.

Kabar Uje poligami juga sudah disampaikan Umi Pipik kepada anak-anaknya, Abidzar Al Ghifari dan Adiba Khanza Az-Zahra setelah beranjak remaja. Mereka pun tidak mempermasalahkan hal itu dan menerimanya.

"Saya juga bilang sama anak saya, saya ceritakan semuanya. Seandainya dari pihak keluarga yang lain bisa ketemu," imbuh Umi Pipik.

Selama 10 tahun dipoligami ustaz Jefri Al-Buchori alias Uje, Umi Pipik menjalaninya dengan ikhlas. Ia pun enggan menentangnya karena takut kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Sebab hukum berpoligami, kata Umi Pipik masuk ke dalam ajaran agama Islam. Hal itulah yang membuat wanita 43 tahun itu bisa menerima dimadu oleh Uje.

"Poligami ini kan hukum ya, hukum Allah ya ada di syariat Islam. Kalau saya menentang ya saya menentang hukum Allah dong, kan ada hukum poligami itu. Dan bukan hanya dilakukan oleh ustaz saja mungkin. Kembali lagi ke masing-masing diri kita," pungkas Umi Pipik.

(wes/dar)