Berpihak ke Masyarakat Kulit Hitam, Justin Timberlake Tolak Pembangunan Kilang Minyak

Tim detikcom - detikHot
Sabtu, 24 Apr 2021 13:04 WIB
Justin Timberlake

https://www.instagram.com/p/BcVYpBuhntA/?hl=en&taken-by=justintimberlake

Credit; Justin Timberlake/Instagram
(Foto: Instagram @justintimberlake) Justin Timberlake menyuarakan penolakannya pada pembangunan kilang minyak yang merugikan masyarakat kulit hitam.
Jakarta -

Justin Timberlake bersuara keras dan menentang rencana pembangunan pipa kilang minyak di kampung halamannya di Memphis. Pipa kilang minyak Byhalia yang tengah direncanakan oleh dua perusahaan, Valero Energy Corporation dan Plains All American, itu dianggap akan membahayakan sumber air untuk air minum di Memphis Sand Aquifier.

Sumber air itu selama ini telah memberikan pasokan air bagi lebih dari satu juta orang di bagian selatan Memphis. Sebagian besar masyarakat yang mengandalkan sumber air tersebut adalah kaum berkulit hitam dan berpenghasilan rendah.

Protesnya itu ia utarakan dalam sebuah unggahan di Instagram miliknya. Justin Timberlake mengunggah sebuah video yang dibuka dengan tulisan 'Apa yang terjadi di Memphis?'.

Dalam unggahan itu, pelantun Sexy Back itu menuliskan, "Memphis adalah rumahku dan aku selalu membanggakannya, musiknya, makanannya, budayanya. Tapi yang banyak orang tidak tahu tentang kota ini adalah kota ini berada di atas salah satu sumber air terbersih di dunia."

"(Sumber air) itu memberikan manfaat pada lebih dari satu juta penduduk lokal. Tapi sekarang mata air itu berada dalam bahaya karena perusahaan minyak mencoba membangun #ByhaliaPipeline (pipa kilang minyak Byhalia) di sana," sambung Justin Timberlake.

Musisi dan aktor kelahiran 31 Januari 1981 itu kemudian menjelaskan bahwa sumber air itu berarti bagi masyarakat kulit hitam dan berpenghasilan rendah yang dialiri oleh sumber mata air tersebut.

Dia pun memohon pada pihak-pihak yang terakit dengan pembangunan pipa kilang minyak tersebut untuk menghentikan rencananya.

"Tolong pertimbangkan apa yang kita lakukan pada planet dan orang-orang ketika kita mencoba merusak sumber air minum hanya karena keuntungan untuk dua perusahaan besar," ujar Justin Timberlake.

Bintang film Friends with Benefit itu pun meminta orang-orang yang sepaham dengannya untuk mengisi petisi dan berdonasi. Di akhir keterangannya, dia membubuhkan tanda pagar #MemphisStrong.

[Gambas:Instagram]


Tidak hanya itu, Justin Timberlake juga membahas tentang permasalahan rasialisme lingkungan. Dia menjelaskan rasialisme lingkungan adalah bentuk tindakan rasial sistemik yang membebankan bahaya terkait lingkungan hidup lebih berat pada komunitas kulit berwarna dalam kebijakan. Praktik dari kebijakan yang timpang itu nantinya akan membuat masyarakat kulit berwarna tinggal di tempat yang tidak sehat.

(srs/aay)