Mediasi Terakhir Kartika Putri dengan dr. Richard Lee Digelar

Hanif Hawari - detikHot
Rabu, 14 Apr 2021 20:26 WIB
Kartika Putri
Kartika Putri mengaku ini menjadi mediasi ketiga yang dilakukannya bersama dr. Richard Lee di kantor polisi. (Foto: Instagram/kartikaputriworld)
Jakarta -

Kartika Putri mendatangi Polda Metro Jaya. Ia akan menjalani mediasi dengan dr. Richard Lee terkait kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkannya.

Kartika Putri mengaku ini menjadi mediasi ketiga yang dilakukannya bersama dr. Richard Lee di kantor polisi. Mediasi tersebut sesuai dengan keinginan dr. Richard Lee sebelum proses hukum terlanjur jauh.

"Jadi terkait adanya laporan, kebetulan kakak sendiri sebagai kuasa hukum dan om di dalam sebagai kuasa hukum. Katanya hari ini setelah 2 kali, ini yang ketiga, undangan mediasi, dan tiga tiganya aku datang. Dan apa ya, langkah-langkah porses hukum yang harus kami hormati," ujar Kartika Putri saat tiba di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, Rabu (14/4/2021).

"Karena yang di sana minta tanggal ini untuk dimediasi ya saya hormati iktikad baik. Karena selalu menyambut itikad baik apapun," sambungnya.

Mediasi ini akan menjadi mediasi terakhir yang akan dijalani oleh Kartika Putri dengan dr. Richard Lee. Jika tidak juga ditemui titi terang, maka mediasi dinyatakan gagal dan proses hukum akan terus berjalan.

"Harusnya bertemu ya karena pihak sana yang minta, melalui kuasa hukumnya. Menyampaikan meminta hari ini mediasi yang ketiga which is yang terakhir, kesepakatan yang terakhir. Kami kalau ada itikad baik pasti kami menyambut dengan baik," tutur Kartika Putri.

Lebih lanjut, Kartika Putri tak bisa membeberkan secara gamblang apa yang dimintanya dari Richard Lee. Hal itu akan disampaikannya setelah mediasi berjalan.

"Saya masuk dulu ya," pungkas Kartika Putri.

Seperti diketahui, perseteruan Kartika Putri dengan dr. Richard Lee bermula ketika sang dokter mereview produk brand Helwa Beauty. Dalam channel YouTubenya, dr. Richard Lee menyebut krim tersebut sebagai krim abal-abal.

Nama Kartika Putri kala itu ikut terseret karena dia sempat mengunggah produk tersebut di channel YouTube-nya. Meskipun mantan presenter itu menampik bahwa dia telah di-endorse.

Dalam pendapatnya, dr Richard Lee menyampaikan bahwa Kartika Putri diduga mempromosikan produk abal-abal. Tak hanya itu, dr Richard Lee juga menuding Kartika Putri hanya mengambil uang dari kerjasamanya dengan produk tersebut, tapi tidak memikirkan dampak dari produk yang diduga kualitasnya jelek.

Hal itu sampai ke telinga Kartika Putri. Ia pun geram dengan pernyataan dr. Richard Lee karena merasa telah difitnah. Tak terima, Kartika Putri sempat melayangkan somasi kepada dr. Richard Lee. Sampai akhirnya Kartika Putri membawa masalah tersebut ke jalur hukum.

(hnh/aay)