Harry Tiba di Inggris untuk Pemakaman Pangeran Philip Tanpa Meghan Markle

Delia Arnindita Larasati - detikHot
Senin, 12 Apr 2021 08:25 WIB
Jakarta -

Pangeran Philip meninggal dunia di usia 99 tahun pada Jumat (9/4). Rencananya, sang mendiang akan dimakamkan pada 17 April 2021.

Pangeran Harry saat ini dikabarkan sudah tiba di Inggris untuk menghadiri pemakaman Pangeran Philip. Ini adalah kali pertama dalam satu tahun ia mengunjungi keluarganya setelah memutuskan menetap di California bersama Meghan Markle dan Archie.

Kesempatan ini juga akan menjadi kali pertama bagi Pangeran Harry bertemu dengan keluarga kerajaan setelah diwawancara oleh Oprah Winfrey. Seperti yang diketahui, wawancara tersebut menimbulkan kontroversi karena sejumlah pernyataan yang diungkap oleh Meghan mengenai pengalamannya tinggal di istana.

Dikutip dari People, Pangeran Harry datang sendiri tanpa didampingi oleh istri dan anaknya. Menurut keterangan Istana Buckingham, Meghan Markle berhalangan datang karena alasan medis.

"Duchess of Sussex disarankan oleh dokternya untuk tidak bepergian," ujar pihak istana.

Sementara itu dilansir dari AFP, pemakaman Pangeran Philip akan berlangsung di Kapel St George, Kastil Windsor. Upacara di kawasan barat London tersebut akan disiarkan di televisi dan tidak melibatkan publik karena adanya pembatasan akibat pandemi. Upacara akan didahului dengan keheningan satu menit secara nasional.

Sesuai permintaan mendiang Duke of Edinburgh, nantinya tidak akan ada seremoni kenegaraan untuk pemakamannya. Jenazah Pangeran Philip juga tidak akan disemayamkan secara nasional agar bisa dilayat secara langsung oleh warga Inggris sebelum dimakamkan.

"Pemakaman Pangeran Philip tidak akan menjadi Pemakaman Kenegaraan dan tidak akan didahului oleh Persemayaman Kenegaraan. Jenazah Yang Mulia akan disemayamkan di Kastil Windsor sebelum dimakamkan di St George's Chapel. Ini sejalan dengan tradisi dan keinginan Yang Mulia," demikian pernyataan College of Arms.

"Pengaturan pemakaman direvisi dengan melihat situasi terkini yang dipicu pandemi COVID-19 dan sangat disayangkan bahwa telah diminta agar anggota masyarakat tidak berupaya untuk menghadiri atau berpartisipasi dalam setiap acara terkait pemakaman," imbuh pernyataan itu.

(dal/doc)